Selasa, 20 Oktober 2026

Pemkab Simalungun Gelar Rakor Percepatan Pelaksanaan dan Pelaporan Kegiatan Aksi Konvergensi Stunting 2026: Bertekad Wujudkan Daerah Bebas Stunting*

Administrator - Senin, 11 Mei 2026 13:10 WIB
Pemkab Simalungun Gelar Rakor Percepatan Pelaksanaan dan Pelaporan Kegiatan Aksi Konvergensi Stunting 2026: Bertekad Wujudkan Daerah Bebas Stunting*
Baca Juga:


Simalungun -;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus bergerak tegas dan terencana menanggulangi stunting demi masa depan generasi bangsa. Selasa (12/5/2026), Rakor Percepatan Pelaksanaan dan Pelaporan Aksi Konvergensi Penanganan Stunting 2026 digelar di Kantor Bapperida, menjadi tonggak penyatuan langkah seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan dibuka Sekretaris Bapperida, Lina Oletta Damanik, mewakili Bupati Dr. H. Anton Achmad Saragih. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan stunting adalah masalah mendasar akibat kekurangan gizi kronis pada 1000 hari pertama kehidupan, yang berisiko menurunkan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak di masa depan.

Penanganan harus berjalan konvergensi, holistik, dan tepat sasaran melalui lima aksi utama: analisis situasi, penyusunan rencana, penguatan pelaksanaan, evaluasi hasil, dan perumusan kebijakan.

Bupati mengarahkan Tim Satgas dan petugas pelapor agar bekerja lebih maksimal, tertib, dan inovatif, serta memastikan program masuk dalam dokumen perencanaan desa.

Hotdiaman Saragih melaporkan, rakor bertujuan memperkuat komitmen, menyelaraskan peran, merumuskan perbaikan, dan menjamin ketepatan pelaporan di sistem Bangda.

Ober Damanik (Bapperida) sebagai narasumber dalam rakor tersebut menegaskan aksi nyata harus terlihat pada triwulan I 2026 menjelang evaluasi provinsi bulan Juli, dan meminta Dinas Kesehatan memantau ketat pelaporan puskesmas.

Sementara itu, Yeli F. Purba (Dinas Kesehatan) menyampaikan penanganan berjalan baik, namun pihaknya masih mengalami berbagai kendala di lapangan. Kendala riil meliputi keterbatasan insentif kader, peralatan ukur rusak di 1.333 Posyandu, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kesulitan penyaluran makanan tambahan ke sasaran langunsung

Seluruh masukan ini menjadi dasar perumusan strategi lebih matang. Dengan kebersamaan dan kebijaksanaan, Simalungun bertekad mewujudkan wilayah bebas stunting dan melahirkan generasi sehat, cerdas, serta tangguh di masa depan.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Terima Hasil Exit Meeting BPK, Realisasi Belanja Dan Peringkat Ketiga se-Sumut
Wabup Candra Ajak BKMT Kabupaten Solok Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat.
Hari Kedua HUT Pemkab Labuhanbatu, Bupati Didampingi Pj Sekda Kunjungi Stand Milik Pemerintah Desa
Wakil Bupati Asahan Resmi Tutup PORKAB KORPRI 2026, Semangat Olahraga Jadi Energi Pelayanan Publik
Bupati Bersama Forkopimda Pakpak Bharat Menerima Kunjungan Kerja Tim Satgas PRR
Bupati Solok Serahkan Reward kepada 187 Petugas Satpol PP dan Damkar
komentar
beritaTerbaru