Sabtu, 15 Agustus 2026

Lomba Marturi dan Tari Bikin Panyabungan Bergemuruh, Atika Azmi Beri Pesan untuk Generasi Muda

Administrator - Sabtu, 15 Agustus 2026 18:37 WIB
Lomba Marturi dan Tari Bikin Panyabungan Bergemuruh, Atika Azmi Beri Pesan untuk Generasi Muda
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Suasana alun-alun Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), berlangsung meriah pada Kamis (13/8/2026). Ratusan masyarakat dan peserta didik berkumpul menyaksikan perlombaan marturi dan seni tari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat yang digelar Dinas Pendidikan Madina.

Kemeriahan semakin terasa ketika Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi, tiba di lokasi. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Dari tempat duduk yang telah disediakan, Atika terlihat menikmati satu per satu penampilan peserta. Pandangannya mengikuti gerakan para penari yang tampil di hadapan masyarakat.

Senyum sesekali terlihat dari wajah Atika ketika para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka. Ia tampak memberikan perhatian penuh terhadap penampilan anak-anak yang dinilai bukan hanya sebagai peserta perlombaan, tetapi juga sebagai generasi yang nantinya akan melanjutkan pembangunan daerah.

Kegiatan semakin semarak saat perlombaan memasuki jeda. Panitia menghadirkan hiburan musik untuk menghibur masyarakat yang sejak awal memadati kawasan alun-alun.

Salah satu momen menarik terjadi ketika Atika meminta lagu "Tabola Bale" untuk dibawakan. Lagu yang tengah populer di tengah masyarakat itu kemudian menghidupkan suasana.

Irama musik yang enerjik membuat suasana di lokasi semakin cair. Atika bahkan terlihat ikut berjoget mengikuti alunan lagu dari tempat duduknya. Momen tersebut membuat suasana antara pejabat, peserta dan masyarakat terasa lebih dekat dan penuh keakraban.

Namun, di balik suasana santai dan penuh hiburan tersebut, kegiatan seni dan budaya yang melibatkan pelajar memiliki pesan yang lebih besar bagi Atika.

Bagi Atika, kegiatan seni dan budaya dapat menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun rasa percaya diri.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu cepat, anak-anak membutuhkan aktivitas yang mampu mengarahkan energi mereka ke kegiatan produktif. Salah satunya melalui seni, olahraga, pendidikan maupun kegiatan kebudayaan.

Perhatian terhadap generasi muda juga tidak hanya berkaitan dengan prestasi di sekolah. Pengawasan dari keluarga dinilai tetap menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Orang tua, kata Atika dalam berbagai kesempatan, perlu memberikan pendampingan kepada anak dalam menggunakan gadget. Kemajuan teknologi memang memberikan banyak manfaat, tetapi penggunaannya tetap perlu diawasi agar tidak memberikan dampak negatif terhadap perkembangan anak.

Selain penggunaan teknologi, edukasi mengenai bahaya narkotika juga menjadi perhatian. Anak-anak dan remaja dinilai perlu mendapatkan pemahaman sejak dini mengenai berbagai risiko penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, kemajuan zaman harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter. Anak tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki lingkungan yang sehat, karakter kuat dan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya.

Perlombaan marturi dan tari yang digelar Dinas Pendidikan Madina menjadi salah satu contoh bagaimana kegiatan pendidikan dapat dikemas secara kreatif.

Melalui panggung seni, para pelajar mendapat kesempatan untuk menunjukkan bakat sekaligus mempelajari berbagai nilai yang terkandung dalam budaya.

Bagi daerah seperti Mandailing Natal yang memiliki kekayaan tradisi dan seni, keterlibatan generasi muda menjadi hal penting. Budaya tidak akan bertahan hanya melalui dokumentasi, tetapi harus terus dikenalkan dan dipraktikkan oleh generasi penerus.

Karena itu, kegiatan seperti perlombaan seni tari dan marturi diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah sejak usia sekolah.

Anak-anak pun tidak hanya hadir sebagai peserta yang mengejar kemenangan. Lebih dari itu, mereka mendapatkan pengalaman tampil di depan publik, belajar bekerja sama, menjaga disiplin serta mengenal kekayaan budaya yang ada di lingkungan mereka.

Kehadiran Atika di tengah kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya dukungan pemerintah terhadap ruang kreativitas bagi pelajar.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tapsel Bangkit! 520 Peserta Ramaikan Fun Run dan Fun Walk HUT ke-81 RI di Sipirok
TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
Sekolah Rakyat di Tapsel Mulai Tahun Ajaran Perdana, 270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu Diterima
Bupati Tapsel Lantik 10 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis yang Kosong Kini Terisi
Di Tengah Tugas Berantas Narkoba, Satresnarkoba Tapsel Tebar Kepedulian
komentar
beritaTerbaru