Indonesia Debut Perdana di Piala Dunia Sepakbola Mini, KSMI Bidik Pembuktian Pembinaan Talenta Muda
JAKARTA Indonesia akan ambil bagian untuk pertama kalinya dalam Piala Dunia Sepakbola Mini atau IMF World Cup Minifootball Antalya 2026
News
Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co -
Tahun ajaran 2026/2027 menjadi momentum baru bagi 270 anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Mereka mulai menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara yang berada di Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok.
Memasuki tahun ajaran perdana, para siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Tapsel itu menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Sebanyak 270 peserta didik yang diterima di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara tersebut terbagi secara merata pada tiga jenjang pendidikan.
Rinciannya, 90 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), 90 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Para peserta didik berasal dari keluarga kurang mampu dan telah melalui proses seleksi dari seluruh kecamatan yang berada di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kapolres tekankan pentingnya sekolah yang aman
Dalam kegiatan MPLS tersebut, AKBP Anton Santoso menegaskan bahwa keberadaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan.
Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan orang tua. Lingkungan sekitar serta berbagai unsur pemerintahan juga memiliki peran dalam memastikan anak-anak dapat belajar dengan tenang.
"Polri siap mendukung setiap program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Anton.
Ia menilai para siswa Sekolah Rakyat merupakan generasi penerus yang membutuhkan perhatian dan perlindungan bersama.
Lingkungan pendidikan yang aman, kata dia, diharapkan dapat membantu anak-anak berkembang, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
"Anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan bersama," katanya.
Siswa diminta disiplin dan menjauhi kenakalan remaja
Selain berbicara mengenai keamanan lingkungan sekolah, Kapolres Tapsel juga memberikan pesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.
Ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan selama mengikuti pendidikan.
Para siswa juga diminta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu proses pendidikan sekaligus merusak masa depan.
"Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah generasi yang disiplin, patuh terhadap aturan, dan terus berusaha meraih cita-cita," pesan Anton.
Pesan tersebut menjadi penting karena masa sekolah bukan hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pembentukan karakter, kedisiplinan dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan generasi muda.
270 siswa berasal dari seluruh kecamatan di Tapsel
Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara di Tapanuli Selatan memasuki tahun ajaran 2026/2027 dengan komposisi peserta didik yang mencakup jenjang pendidikan dari SD hingga SMA.
Sebanyak 90 siswa ditempatkan pada masing-masing jenjang sehingga total peserta didik mencapai 270 orang.
Mereka berasal dari keluarga kurang mampu yang telah mengikuti proses seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kehadiran sekolah tersebut membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan lebih besar untuk mendapatkan pendidikan.
Program pendidikan seperti ini juga menempatkan sekolah bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi sebagai ruang untuk membangun kemampuan, karakter dan harapan anak-anak terhadap masa depan.
Dengan dimulainya tahun ajaran perdana, tantangan berikutnya adalah memastikan para siswa dapat mengikuti proses pendidikan secara konsisten dan berkembang sesuai potensinya.
Dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, keluarga dan aparat keamanan, menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi mereka.
Bagi 270 siswa yang kini memulai perjalanan pendidikannya di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara, MPLS menjadi langkah awal untuk mengenal lingkungan baru sekaligus memulai perjalanan panjang mengejar cita-cita.
Sementara bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, dimulainya tahun ajaran perdana tersebut menjadi momentum untuk memastikan akses pendidikan yang telah dibuka benar-benar memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Tapanuli Selatan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
JAKARTA Indonesia akan ambil bagian untuk pertama kalinya dalam Piala Dunia Sepakbola Mini atau IMF World Cup Minifootball Antalya 2026
News
Medan sumut24.co Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali berhasil sergap seorang komplotan spesialis bongkar rumah mewah di Jalan H
Hukum
Medan sumut24.co Upaya pemberantasan dan memerangi narkotika jenis sabu sabu dan penyakit masyarakat seperti perjudian beberapa kali sudah
Hukum
Medan sumut24.co Upaya pemberantasan dan memerangi narkotika jenis sabu sabu dan penyakit masyarakat seperti perjudian beberapa kali sudah
Hukum
Sutrisno Pangaribuan Jangan Hanya Geledah BPN! Kejatisu Harus Ungkap Dugaan Permainan Ganti Rugi Lahan Tol Medan&ndashBinjai
News
REMISI, HARAPAN PULANG, DAN KEPERCAYAAN YANG HARUS DIJAGA
News
Bupati Baharuddin Siagian Hadiri Safari Dakwah Anak Palestina, Santuni Anak Yatim di Sei Bejangkar
News
Medan sumut24.co Di tengah pesatnya dinamika pembangunan daerah, peran aktif generasi muda menjadi salah satu pilar utama dalam menciptaka
kota
sumut24.co ASAHAN, Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Asahan resmi berlangsung dengan penuh semanga
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyambut hangat kunjungan rombongan anakanak Gaza dalam kegiatan S
News