Sabtu, 25 Juli 2026

Akhir Penantian Warga Patialo, PLN Resmi Masuk Desa di Kotanopan, Bupati Madina Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik pada 2027

Administrator - Sabtu, 25 Juli 2026 08:58 WIB
Akhir Penantian Warga Patialo, PLN Resmi Masuk Desa di Kotanopan, Bupati Madina Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik pada 2027
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Penantian panjang masyarakat Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akhirnya berakhir. Setelah bertahun-tahun mengandalkan pembangkit listrik tenaga air sederhana berupa kincir air, kini warga resmi menikmati aliran listrik dari PT PLN (Persero) selama 24 jam penuh.

Momentum bersejarah tersebut ditandai dengan penyalaan lampu secara simbolis oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pada Kamis (23/7/2026).

Masuknya jaringan listrik PLN ke Desa Patialo menjadi tonggak penting dalam pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman Madina. Kehadiran listrik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.

Bupati Saipullah Nasution mengatakan, sebenarnya program elektrifikasi Desa Patialo telah direncanakan sejak tahun lalu. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Mandailing Natal pada akhir November 2025.

"Program ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun lalu. Namun karena adanya bencana hidrometeorologi, pengerjaannya mengalami penundaan. Alhamdulillah, hari ini masyarakat Desa Patialo akhirnya bisa menikmati listrik dari PLN selama 24 jam," ujar Saipullah.

Menurutnya, keberadaan listrik akan memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari kemudahan menjalankan aktivitas sehari-hari hingga membuka peluang peningkatan ekonomi desa.

"Listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi kemajuan. Aktivitas masyarakat akan lebih mudah, pelaku usaha dapat berkembang, dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman pada malam hari," tambahnya.

Meski Desa Patialo telah menikmati listrik PLN, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal masih menghadapi tantangan dalam pemerataan infrastruktur.

Bupati Saipullah mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat 23 desa yang belum teraliri listrik serta 44 desa yang masih masuk kategori blank spot, yakni belum memiliki akses jaringan internet yang memadai.

Pemerintah daerah, kata dia, telah menyusun langkah percepatan agar seluruh desa tersebut dapat menikmati layanan listrik dan internet paling lambat pada tahun 2027.

"Saat ini masih ada 23 desa yang belum menikmati listrik dan 44 desa yang masih blank spot. Kami menargetkan seluruh persoalan ini dapat diselesaikan pada tahun 2027 sehingga seluruh masyarakat Madina memperoleh akses listrik dan jaringan komunikasi yang layak," tegasnya.

Selain listrik, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga memastikan akses telekomunikasi akan segera hadir di Desa Patialo.

Saipullah menyebutkan, setelah infrastruktur kelistrikan tersedia, pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pembangunan jaringan internet dapat segera direalisasikan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di wilayah pedesaan sekaligus membuka akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan informasi berbasis internet.

Camat Kotanopan, Enda Mora Lubis, menyambut baik masuknya jaringan listrik PLN ke Desa Patialo. Menurutnya, kehadiran listrik akan membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat.

Ia optimistis pembangunan jaringan internet juga akan segera terealisasi sehingga warga dapat menikmati layanan komunikasi yang lebih baik.

"Dengan masuknya aliran listrik, kami berharap jaringan internet juga segera hadir. Yang paling membahagiakan, anak-anak sekarang bisa belajar pada malam hari dengan penerangan yang memadai," ujarnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Desa Patialo, Mhd Jamil Lubis, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, PLN, serta seluruh pihak yang telah memperjuangkan hadirnya listrik di desa mereka.

Menurutnya, impian masyarakat untuk menikmati listrik dari PLN akhirnya menjadi kenyataan setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan pembangkit sederhana.

"Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Madina, PLN, dan semua pihak yang telah memperjuangkan masuknya listrik ke Desa Patialo. Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan masa depan anak-anak kami," ungkapnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
Pln
beritaTerkait
Donasi Insan PLN Hadirkan Listrik Gratis Bagi 13 Keluarga di Simalungun
PLN Dorong Penguatan Kompetensi Insan Komunikasi melalui Workshop Capture the Moment
Perkuat Kepatuhan Hukum, PLN Bersinergi Dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
Perkuat Penerapan GCG, PLN UID Sumut Hadirkan Kajati Sumut Sebagai Narasumber Sosialisasi Hukum
PLN UIP SBU Perkuat Soliditas Internal, GM Baru Jalin Silaturahmi Dengan Pegawai UPP SBU 3
Jaga Listrik Tetap Andal, PLN UID Sumut Gelar Bakti PDKB TM di Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru