Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus mendorong percepatan reformasi birokrasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menargetkan nilai reformasi birokrasi pemerintah daerah meningkat menjadi kategori B pada tahun 2026.
Target tersebut disampaikan Saipullah saat membuka Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Aula Kantor Bupati Madina, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Kamis (4/6/2026).
Menurut Saipullah, capaian reformasi birokrasi Pemkab Madina pada tahun sebelumnya masih berada di kategori C. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah diminta serius melakukan pembenahan dan evaluasi menyeluruh agar target peningkatan nilai dapat tercapai.
"Tahun 2025 Pemda Madina masih memperoleh nilai C. Dengan berbagai perbaikan yang dilakukan, saya berharap tahun ini bisa meningkat menjadi nilai B. Ini penting agar masyarakat melihat bahwa pemerintah daerah benar-benar melakukan perubahan," ujar Saipullah.
Ia menegaskan, keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya diukur dari administrasi semata, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik dan integritas aparatur pemerintahan.
Menurutnya, ada dua poin utama yang harus menjadi perhatian seluruh OPD, yakni memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menciptakan birokrasi yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
"Evaluasi jangan hanya dianggap formalitas laporan. Jadikan ini sebagai bahan introspeksi untuk memperbaiki sistem kerja dan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, menyoroti pentingnya kesamaan langkah antar seluruh OPD dalam menjalankan program reformasi birokrasi.
Atika meminta seluruh perangkat daerah memahami posisi dan tugas masing-masing agar pelaksanaan program berjalan searah dengan target reformasi birokrasi nasional.
"Kami ingin semua OPD berjalan dalam satu irama. Banyak aturan dan indikator yang harus dipenuhi dalam reformasi birokrasi. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus memahami posisi dan tupoksinya masing-masing," kata Atika.
Ia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut digelar untuk memastikan seluruh program dan kebijakan pemerintah daerah berjalan tepat sasaran serta mampu menjawab indikator penilaian reformasi birokrasi.
Selain itu, Atika juga meminta setiap OPD terbuka menyampaikan kendala yang dihadapi agar solusi dapat dicari bersama demi mempercepat perbaikan tata kelola pemerintahan di Madina.
"Rapat evaluasi ini bertujuan untuk mencapai target bersama. Jika ada hal yang belum dipahami atau kendala di lapangan, silakan disampaikan supaya kita bisa bergerak bersama melakukan perbaikan," pungkasnya.
Langkah pembenahan birokrasi yang terus didorong Pemkab Madina diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News
BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.
News
TPPKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.
kota
SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030
News
Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional
News
Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah
News
Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu
News
BELAWAN I SUMUT24.COTim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita e
News
sumut24.co MedanAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Ang
kota
SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL NAZARAMENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYA
News