Sabtu, 11 April 2026

Ubah Stigma Domino dari Judi ke Prestasi, ORADO Padangsidimpuan Siapkan Atlet Berbakat

Administrator - Sabtu, 11 April 2026 09:36 WIB
Ubah Stigma Domino dari Judi ke Prestasi, ORADO Padangsidimpuan Siapkan Atlet Berbakat
Istimewa
Baca Juga:


Padangsidimpuan | Sumut24.co -

Babak baru dunia olahraga lokal mulai terlihat di Kota Padangsidimpuan. Untuk pertama kalinya, Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) tingkat kota akan menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino pada Selasa, 14 April 2026.

Turnamen ini menjadi momentum penting, seiring perubahan status domino yang kini telah resmi diakui sebagai cabang olahraga di Indonesia. Pengakuan tersebut ditetapkan pada 7–8 Januari 2026 di Jakarta dan diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Erik Thohir.

Selama ini, domino dikenal luas sebagai permainan tradisional yang lekat dengan kehidupan masyarakat, termasuk di Padangsidimpuan. Namun, di balik kesederhanaannya, permainan ini menyimpan nilai strategis dalam melatih konsentrasi, ketelitian, hingga kemampuan berpikir taktis.

Kini, seiring perkembangan zaman, domino tidak lagi sekadar hiburan. Permainan ini telah bertransformasi menjadi olahraga kompetitif dengan aturan resmi dan sistem pertandingan yang terstruktur.

Ketua ORADO Padangsidimpuan, Harry Pahlevi Harahap melalui Sekretaris Umum Taruna AL, menyampaikan bahwa Kejurcab ini akan digelar di Gubuk Coffee Padangsidimpuan.

"Pada tanggal 14 April 2026 di Gubuk Coffee Padangsidimpuan, ORADO Padangsidimpuan akan menyelenggarakan turnamen Kejurcab ORADO Padangsidimpuan ke-1," jelas Taruna AL kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi langkah awal dalam menjaring atlet-atlet domino yang potensial di daerah.

"Acara ini diselenggarakan dalam Kejurcab memilih atlet-atlet Domino yang berkualitas dan berpotensi bagus yang mana nantinya pemenang pertama (Juara 1) akan mewakili Padangsidimpua untuk mengikuti Kejuaraah Daerah (Kejurda) ditingkat Provinsi," lanjutnya.

Lebih dari itu, ORADO juga membawa misi besar untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap domino.

"Kejurcab ini merupakan awal kita memperkenalkan bahwa Domino sekarang sudah resmi diakui menjadi salah satu cabang olahraga, Dimana dalam hal ini kita juga ingin menghilangkan stigma Domino ini dari stigma negatif (judi) menjadi stigma positif yang bertujuan berfikir dan mencerdaskan," terangnya.

Sebagai organisasi resmi, ORADO memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga domino secara profesional, mulai dari pembinaan atlet hingga penyelenggaraan kompetisi berjenjang.

Kehadiran ORADO di Padangsidimpuan juga diharapkan menjadi solusi alternatif bagi generasi muda untuk menghindari aktivitas negatif, khususnya kecanduan gadget.

"Tujuan utama kita mungkin ingin mengajak kalangan muda atau millenial ini untuk mengurangi gadget yang bersifat merugikan, contoh game online yang berlebihan dan judi online, jika olahraga ini bisa kita kembangkan hingga seluruh Padangsidimpuan, bukan tidak mungkin anak-anak muda dan masyarakat kita ini terhindar dari hal-hal negatif seperti narkoba dan judi lainnya," jelas Taruna AL.

Selain fokus pada prestasi, pembentukan ORADO di tingkat cabang juga diarahkan untuk membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan.

Taruna menegaskan, ORADO Padangsidimpuan berkomitmen menciptakan sistem organisasi yang solid, transparan, dan profesional demi mendukung kemajuan olahraga domino ke depan.

Dengan digelarnya Kejurcab perdana ini, Padangsidimpuan tidak hanya mencatat sejarah baru, tetapi juga membuka peluang lahirnya atlet-atlet domino berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polsek Medan Area Tangkap Residivis Pencurian Uang Digunakan untuk Beli Sabu dan Main Judi Online
Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka
Empat Bulan Terakhir, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Perjudian, 62 Tersangka Diamankan
Empat Bulan Terakhir, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Perjudian, 62 Tersangka Diamankan
Polres Asahan Tindak Perjudian Togel Macau di Setia Janji
Polsek Sunggal Grebek Kantor Sekretariat Ormas di Sunggal Sebagai Lapak Judi Tembak Ikan
komentar
beritaTerbaru