SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution: Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
kota
Baca Juga:
Perhatian terhadap pemenuhan gizi anak di daerah kini semakin diperkuat. Salah satunya melalui hadirnya Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Aek Marian yang resmi mulai beroperasi di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, pada Selasa (31/3/2026). Kehadiran SPPG ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memastikan anak-anak di daerah mendapatkan asupan gizi yang layak dan seimbang.
Dalam sambutannya, Atika menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang mendukung pemenuhan hak gizi bagi anak-anak Indonesia.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui agenda prioritas pembangunan.
"Peresmian SPPG ini merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan hak mereka terhadap gizi yang baik. Pemerintah daerah tentu menyambut positif program ini karena dilaksanakan melalui kemitraan dengan berbagai pihak," ujarnya.
Tidak hanya meresmikan operasional fasilitas tersebut, Wabup Atika juga melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah sarana penunjang di area SPPG.
Salah satu fasilitas yang turut diperiksa adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Berdasarkan penjelasan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina, Kholilulloh, instalasi tersebut masih memerlukan beberapa penyempurnaan agar sesuai dengan standar yang berlaku.
Menanggapi hal itu, Atika menegaskan bahwa kunjungannya bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh fasilitas berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
"Kehadiran kami di sini bukan untuk mencari kekurangan, tetapi memastikan semuanya berjalan sesuai standar. Jika ada hal yang perlu diperbaiki tentu kami sampaikan sebagai masukan. Sebaliknya, jika sudah baik maka harus dipertahankan kualitasnya," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Atika juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG di wilayah Mandailing Natal agar mematuhi standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Ia menegaskan bahwa setiap fasilitas dapur gizi harus memenuhi berbagai persyaratan teknis, termasuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Hal ini penting untuk menjamin keamanan dan kualitas makanan yang disediakan bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Perwakilan Badan Gizi Nasional, Ahmad Abadi, mengatakan bahwa masukan yang disampaikan pemerintah daerah sejalan dengan standar operasional yang diterapkan oleh lembaga tersebut.
Ia memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi berkala terhadap operasional SPPG, termasuk proses pengolahan makanan dan tahap persiapan dapur.
"Nanti akan kami evaluasi kembali dalam beberapa bulan ke depan, baik dari sisi tempat maupun proses pengolahan makanannya," jelas Ahmad.
Ahmad juga menegaskan bahwa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) merupakan salah satu syarat utama bagi setiap SPPG yang beroperasi.
Apabila standar tersebut tidak dipenuhi, maka pihak Badan Gizi Nasional dapat mengambil tindakan tegas.
"Jika salah satu ketentuan dalam juknis tidak dipenuhi, maka dapur tersebut bisa kami suspend sementara. Bahkan dalam kondisi tertentu, kemungkinan terburuknya bisa ditutup secara permanen," tegasnya.
Karena itu, pihaknya mendorong setiap pengelola SPPG yang belum memiliki sertifikat tersebut untuk segera mengurusnya.
Menurutnya, semakin cepat proses sertifikasi dilakukan, maka semakin cepat pula layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat dapat berjalan secara optimal.
"Semakin cepat SLHS diurus, maka pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat di wilayah tersebut juga bisa segera maksimal," pungkasnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Bupati Atika turut didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Afrizal Nasution, Plt. Kepala Dinas Perikanan Alinafiah, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Bahruddin Juliadi.
Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Mandailing Natal.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
kota
Wabup Madina Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Atika Jangan Bagus Hanya Saat Dikunjungi!
kota
Wabup Atika Lepas 133 Jamaah Manasik Haji Bank Sumut, Pesan Tegas Fokus Ibadah, Bukan Media Sosial!
kota
Bupati Padang Lawas Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
kota
Pasien RSH Terpaksa Amputasi, Direktur RS Permata Madina Fokus Hadapi Somasi
kota
Respons Cepat! Polres Padangsidimpuan Dalami Kasus Penemuan Mayat &ldquoBoru Limbong&rdquo di Aek Tampang
kota
Gaspol Transparansi! Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Serahkan LKPD 2025 ke BPK
kota
LPA Sumut Kecam Dugaan Malapraktik di RS Permata Madina, Tangan Bocah Diamputasi &ldquoPasien Datang untuk Sembuh, Bukan Cacat!&rdquo
kota
Kapolres Tapsel Bersinergi dengan JMSI Tabagsel, AKBP Yon Edi Winara Media Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
kota
Kisah Pilu Dimas di Barumun, Niat Merantau Berakhir Tragis di Kamar Mandi Rumah Makan
kota