Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik Kementerian Ketenagakerja
News
Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Aula Sarasi, Kompleks Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Senin (30/03/2026).
Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan, khususnya setelah Tapanuli Selatan menghadapi dampak bencana yang cukup besar pada akhir 2025 lalu.
Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, membuka langsung kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan titik krusial menuju kebangkitan daerah.
"Musrenbang ini adalah momentum untuk memastikan arah pembangunan kita lebih kuat, tangguh, dan mampu membawa Tapanuli Selatan menuju fase ekspansi," tegasnya.
Namun sorotan utama dalam kegiatan ini tertuju pada kehadiran Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Dr. Achmad Fadly Dalimunthe, yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Achmad Fadly menegaskan bahwa pembangunan Sumatera Utara saat ini memasuki fase strategis yang terbagi dalam tiga tahapan besar.
"Tahun 2025 adalah fase pondasi, 2026 fase akselerasi, dan 2027 menjadi fase ekspansi pembangunan. Ini momentum besar yang harus dimanfaatkan daerah," jelasnya.
Ia menekankan bahwa tahun 2027 bukan sekadar kelanjutan program, tetapi fase peningkatan skala pembangunan yang lebih agresif dan terarah.
Menurutnya, fokus pembangunan provinsi akan diarahkan pada konektivitas wilayah, ketahanan bencana, peningkatan kualitas layanan publik, modernisasi sektor pertanian, hingga pengembangan kawasan industri dan pariwisata.
Achmad Fadly juga menyoroti pentingnya perencanaan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor agar program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah terdampak bencana.
Sementara itu, Bupati Gus Irawan mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi Tapanuli Selatan masih cukup tangguh meskipun sempat terdampak bencana.
Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi daerah masih berada di atas 5 persen, meski mengalami tekanan hingga 2,4 persen di akhir tahun.
"Ini menunjukkan daya tahan ekonomi kita cukup kuat. Tapi kita juga belajar bahwa pembangunan ke depan harus lebih adaptif terhadap risiko bencana," ujarnya.
Bencana yang terjadi sebelumnya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp2,7 triliun. Bahkan, lebih dari 3.000 hektare sawah mengalami gagal panen, sementara sektor pertanian menyumbang sekitar 43 persen terhadap PDRB daerah.
Dalam Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mengusung tema besar percepatan pemulihan pascabencana yang terintegrasi sebagai fondasi peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah menetapkan lima prioritas utama pembangunan, yaitu rehabilitasi infrastruktur, pemulihan ekonomi masyarakat, penguatan ketahanan bencana, peningkatan pelayanan publik, serta menjaga keberlanjutan pembangunan.
Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi agar setiap program yang direncanakan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kolaborasi adalah kunci. Kita ingin Tapsel tidak hanya pulih, tapi juga bangkit dan melompat lebih jauh," tegasnya.
Sejumlah capaian juga turut dipaparkan, di antaranya peningkatan nilai SAKIP dari CC menjadi B, peningkatan MCP KPK dari zona merah ke zona hijau, serta raihan penghargaan SDGs tingkat nasional.
Tak hanya itu, percepatan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana juga menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan stakeholder.
"Alhamdulillah, tidak ada lagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri di pengungsian. Ini hasil kerja bersama," tambahnya.
Musrenbang RKPD 2027 ini juga dihadiri Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Sofyan Adil Siregar, unsur Forkopimda, DPRD, OPD, hingga berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha.
Melalui forum ini, diharapkan lahir perencanaan pembangunan yang tidak hanya adaptif terhadap bencana, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Tapanuli Selatan kini bersiap memasuki fase baru dari pemulihan menuju ekspansi pembangunan yang lebih besar.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik Kementerian Ketenagakerja
News
Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Amankan Pelaku Pencurian dengan Pemberatan
kota
GARUDA 08, SYAMSUL RIZAL MENGECAM SIKAP AGRESIF TENTARA ISRAEL ATAS KEMATIAN ANGGOTA TNI DI LIBANON
News
DPRD Padangsidimpuan Bedah Kinerja Pemko 2025, LKPJ dan Pasar Sangkumpal Bonang Disorot Tajam
kota
Musrenbang RKPD 2027 Tapsel Digelar, Kapolres Yon Edi Winara Stabilitas Keamanan Kunci Sukses Pembangunan
kota
Resmi! Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan Resmikan Kantor Bupati Padang Lawas yang Baru, Era Pelayanan Publik Lebih Modern Dimulai
kota
Masuk RS karena Lambung, Pulang Tanpa Tangan RS Permata Madina Disomasi Diduga Malapraktik
kota
Tapsel Bangkit! Musrenbang 2027 Jadi Titik Awal Ekspansi, Ini Penegasan Staf Ahli Gubernur Sumut Dr. Achmad Fadly Dalimunthe
kota
Komitmen Nyata! Pemkab Madina Perpanjang Masa Transisi Demi Pemulihan Maksimal
kota
Polres Tapsel Hadir Di Motocross PMII Paluta Cup I 2026 t, Warga Merasa Aman dan Terlindungi
kota