Rabu, 18 Maret 2026

Akhiri Safari Ramadhan, Majelis Dakwah PW Al Washliyah SUMUT I'tikaf dan Sahur Bersama di Pedalaman Kabupaten Karo

Administrator - Rabu, 18 Maret 2026 13:29 WIB
Akhiri Safari Ramadhan, Majelis Dakwah PW Al Washliyah SUMUT I'tikaf dan Sahur Bersama di Pedalaman Kabupaten Karo
Istimewa

Medan -;Majelis Dakwah PW Al Jam'iyatul Washliyah Sumatera Utara menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 H dengan beri'tikaf dan Sahur bersama dengan umat Islam di pedalaman kabupaten Karo, tepatnya Dusun 7 Desa Perbulan Kecamatan Laubaleng Karo pada Selasa dan Rabu (17-18/03/2026).

Baca Juga:

Kegiatan rutin tahunan selama bulan Ramadhan ini sudah dimulai di Kabupaten Sedang Bedagai, Deliserdang, Medan dan daerah lainnya.

Ketua Majelis Dakwah PW Al Washliyah SUMUT, Ustadz Alexander Zulkarnaen, M.Pd., C.QM., mengatakan bahwa Ramadhan sebagai Syahrud Dakwah sangat relevan melakukan Safari menyemangati umat beribadah, terutama di daerah-daerah pedalaman dan perbatasan yang sangat butuh bimbingan dan pendampingan.

"Ramadhan sebagai Syahrud Dakwah selalu punya spirit dan nilai sejarah besar terutama bagi Al Washliyah yang memulai dakwah ke pedalaman sejak kali pertama organisasi ini berdiri pada bulan Ramadhan untuk terus dilanjutkan bimbingan dan pendampingan intensif bagi umat Islam." Ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa Safari Ramadhan sekaligus pembinaan Da'i dan para Muallaf di desa minoritas pedalaman ini merupakan agenda prioritas Al Washliyah bahkan sudah dirintis sejak tahun 1988 khusus di kecamatan Laubaleng dan Mardingding yang merupakan kecamatan terjauh di Kabupaten Karo.

"Al Washliyah sudah mengirimkan Da'i nya ke Tanah Karo sejak tahun 1936 dan di tahun 1938 berdiri dengan resmi ormas Islam terbesar di sumatera Utara ini di Bumi Turang. Hanya saja pengiriman da'i dari Medan masih di desa-desa sekitaran Brastagi dan Kabanjahe." Jelasnya.

Baru kemudian di tahun 1989, lanjut beliau, dikirim lah tim dakwah safari Ramadhan ke desa-desa paling jauh dari ibukota kabupaten Karo bahkan menjadi daerah perbatasan SUMUT dengan Aceh Tenggara.

Sementara itu, Ustadz Ngantar Ginting, S.Ag bersama Da'i asli Karo lainnya mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih atas kegiatan Safari Ramadhan sekaligus pembinaan dan penguatan dakwah oleh Al Washliyah di daerah minoritas perbatasan Karo ini.

"Kami sudah mengenal Ustadz Alex sejak tahun 2006 , beliau dari lajang sudah berdakwah di kampung kami. Alhamdulillah meski beliau sudah berdomisili di Medan, namun tetap tak lupa sama kami. Beliau rutin minimal sebulan sekali berkunjung dan menyemangati kami dalam berdakwah. Jujur, kami sangat merasakan manfaat dan semakin semangat membimbing umat Islam di sini setelah secara rutin beliau mentarbiyah kami." Akunya.

Safari Ramadhan diakhiri dengan Kajian Shubuh, Sholat Sunnah Syuruq dan pembagian Kurma dan kain sarung.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
SERU! Silaturahmi Ramadhan Pemuda Muhammadiyah Asahan Dihadiri Bupati, Ada Bantuan Modal Usaha Lho!
Berbagi di bulan Ramadhan, Sat Narkoba Berikan Tali Asih Di Rumah Yatim Beringin*
Polres Asahan Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers, AKBP Revi : Peran Media Sangat Strategis
Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
Safari Ramadan di Deliserdang,  Wagub Sumut Surya Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid
Safari Ramadan Inalum Sambangi Parhutaan Silau, Masjid Dibantu, Anak Yatim Disantuni
komentar
beritaTerbaru