8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
- Perang Belum Usai! Kabag Ops Polres Palas Minta Satgas Sikat Jaringan Narkoba Sampai Tuntas
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Tapsel | Sumut24.co
Semangat gotong royong kembali terasa hangat di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (27/02/2026).
Personel Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel turun langsung membantu warga memuat batu untuk dilangsir ke lokasi pembangunan parit beton di area persawahan masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Sertu Muhammad Rafli Nasution. Di bawah terik matahari, para personel TNI bersama warga bahu-membahu mengangkat dan menyusun batu ke dalam keranjang besar yang diangkut menggunakan sepeda motor.
Tidak ada sekat antara aparat dan masyarakat. Semua larut dalam satu tujuan, mempercepat pembangunan saluran irigasi demi masa depan pertanian yang lebih baik.
Parit beton yang akan dibangun ini menjadi harapan baru bagi para petani di Sangkunur. Selama ini, saluran air di persawahan masih sederhana dan kerap mengalami kerusakan, terutama saat musim hujan. Dengan adanya parit beton permanen, distribusi air akan lebih lancar dan risiko kerusakan lahan akibat genangan dapat diminimalisir.
Sertu Muhammad Rafli Nasution mengatakan bahwa kehadiran Satgas TMMD bukan hanya sekadar menjalankan program fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
"Kami hadir untuk membantu dan memastikan pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Gotong royong seperti ini adalah kekuatan kita bersama," ujarnya di sela kegiatan.
Warga pun menyambut penuh antusias. Beberapa petani terlihat ikut mengangkat batu dan membantu proses langsir. Mereka mengaku terbantu dengan kehadiran TNI yang tidak segan turun langsung ke lapangan.
Salah seorang warga menyampaikan rasa terima kasihnya karena pembangunan parit beton ini sangat dinantikan. Menurutnya, saluran air yang baik akan berdampak langsung pada hasil panen dan kesejahteraan petani.
Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) memang dirancang untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di Sangkunur, semangat kolaborasi antara TNI dan warga menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal kebersamaan.
Dengan progres yang terus dikebut, warga berharap parit beton di pesawahan segera rampung dan dapat digunakan sebelum musim tanam berikutnya. Harapan itu kini terasa semakin dekat, seiring batu demi batu yang diangkut bersama, menyusun fondasi untuk masa depan pertanian Sangkunur yang lebih kuat dan mandiri.
Di balik peluh dan debu jalanan desa, ada cerita tentang kepedulian, kerja sama, dan komitmen membangun negeri dari pinggiran. TMMD Ke-127 bukan sekadar program, tetapi wujud nyata pengabdian untuk rakyat.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport