Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
kota
Baca Juga:
- Tambang Emas Batang Toru PT Agincourt Resources Harus Tutup! Parsadaan Marga Pulungan Bongkar Bahaya Smelter dan Ancaman DAS
- Saipullah Nasution Pimpin Mediasi Plasma PT DIS dengan Masyarakat Tabuyung Madina Belum Capai Kesepakatan
- Bersama Aparat Gabungan, Polda Sumut Terus Fokuskan Pemulihan Nyata di Batang Toru
Tapsel | Sumut24.co
Sorotan terhadap aktivitas tambang emas yang dikelola PT Agincourt Resources (PTAR) di Batang Toru kembali menguat. Sejumlah tokoh masyarakat adat menilai kontribusi perusahaan belum sebanding dengan dampak eksploitasi sumber daya alam yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Kritik tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Parsadaan Marga Pulungan, Muhammad Erwin Pulungan, Selasa (24/02/2026). Ia mempertanyakan transparansi perusahaan serta manfaat nyata yang diterima masyarakat di sekitar wilayah tambang, khususnya di kawasan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Salah satu isu yang paling disorot adalah pembagian deviden. Berdasarkan informasi yang beredar, pemerintah daerah disebut hanya menerima sekitar 5 persen deviden, dengan rincian 3 persen untuk Tapanuli Selatan dan 2 persen untuk Sumatera Utara.
Erwin menilai angka tersebut terlalu kecil jika dibandingkan dengan potensi keuntungan tambang emas yang telah beroperasi selama kurang lebih 14 tahun. Ia bahkan menyebut nilai deviden yang mencapai sekitar Rp60 miliar per tahun perlu dibuka secara transparan kepada publik.
"Pemerintah daerah dan pusat perlu mengevaluasi ulang skema pembagian hasil agar lebih berkeadilan dan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah," ujarnya.
*390 Hektare Lahan Bekas Tambang Belum Optimal Direklamasi*
Selain persoalan deviden, kondisi lahan pasca tambang juga menjadi perhatian serius. Erwin menyebut terdapat empat lubang tambang dengan total luasan sekitar 390 hektare yang dinilai belum direboisasi secara optimal.
Ia menegaskan, dalam praktik pertambangan yang baik, pembukaan area baru seharusnya diiringi dengan reklamasi atau penanaman kembali pada area yang telah selesai dieksploitasi.
"Jika tidak, risiko kerusakan lingkungan jangka panjang bisa semakin besar," ungkapnya.
Kekhawatiran juga muncul terkait keberadaan fasilitas pengolahan dan danau penampungan limbah di kawasan hulu Batang Toru.
Masyarakat mempertanyakan standar keamanan serta mitigasi risiko apabila terjadi kebocoran yang berpotensi mencemari lingkungan.
Kritik juga diarahkan pada dampak sosial-ekonomi di tujuh desa lingkar tambang. Hingga kini, menurut Erwin, masyarakat belum merasakan perubahan signifikan dari keberadaan tambang emas tersebut.
Ia mencontohkan Desa Napa yang memiliki situs sejarah penting seperti Bagas Godang, masjid tua, dan makam Tuan Syekh Abdul Qodir Pulungan—tokoh yang disebut sebagai keturunan Raja Mandung Pulungan, pembuka wilayah Batang Toru pada era 1800-an.
"Kami harap aktivitas pertambangan tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memperhatikan pelestarian nilai sejarah, budaya, dan kesejahteraan warga setempat," ucapnya.
Parsadaan Marga Pulungan juga mendesak pemerintah pusat melakukan audit menyeluruh terhadap operasional PTAR. Mereka meminta evaluasi dilakukan secara objektif, termasuk terhadap aspek lingkungan, sosial, hingga skema pembagian keuntungan.
"Masyarakat menegaskan tidak menolak investasi. Namun, investasi yang diharapkan adalah yang berkelanjutan, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah," pungkasnya.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
kota
Wali Kota Solok H. Ramadhani Kirana Putra Buka Puasa bersama keluarga besar Tim Penggerak PKK Kota Solok.
kota
Berbagi di Bulan Penuh Berkah, Koramil 11/TB Salurkan Takjil untuk Warga Tanjung Beringin
kota
Di Saf yang Sama dengan Warga, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/TS Tunaikan Tarawih di Sangkunur
kota
Dahi Menyentuh Sajadah Cerita Haru Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/TS di Masjid Nurul Huda, Sangkunur
kota
Gempuran Kasih Sayang, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Taklukan Ketidaklayakan Huni di Angkola Sangkunur
kota
Dari Dinding Kusam Menuju Asa Cerah, TMMD Ke127 Kodim 0212/TS Hadirkan Rumah Layak untuk Warga
kota
Di Balik Seragam Loreng, Ada Hati Seorang Ayah, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Antar Anak SD Pulang Sekolah di Sangkunur
kota
Lebih dari Sekadar Pembangunan, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Jadi &039Malaikat Penjaga&039 Anak Sekolah di Angkola Sangkunur
kota
Warkop Madina Siap Hadir di Jalinsum Penggorengan, Erwin Efendi Lubis Gelar Syukuran Penuh Keakraban
kota