Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Baca Juga:
- Jelang Lebaran, Polresta Deli Serdang Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Gerakan Pangan Murah Polri Digelar, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna: Bantu Warga Dapat Beras Harga Terjangkau
- Gerakan Pangan Murah Polri Digelar di Padangsidimpuan, Wali Kota dan Kapolres Pantau Penjualan Beras SPHP
P.Siantar l Sumut24.co
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menemukan harga pangan, khususnya minyak goreng Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Pelanggaran harga tersebut ditemukan saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Selasa (10/02/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP yang ikut dalam sidak tersebut menerangkan, tujuan sidak tersebut untuk memantau harga, keamanan, dan mutu pangan dalam menjaga stabilisasi harga pangan dan menjamin keamanan dan mutu pangan, terutama menjelang HBKN.
"Koordinasi dilakukan untuk menyamakan persepsi pelaksanaan kegiatan pemantauan pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan," kata Junaedi.
Junaedi menyampaikan, bahan pokok yang menjadi pantauan prioritas adalah komoditas beras, minyak goreng Minyakita, dan gula pasir.
Sidak dan pemantauan dilaksanakan di Pasar Horas.
"Ada beberapa titik pemantauan," katanya.4
Hasil pantauan, harga beras premium Rp15.300/kilogram (kg), beras medium Rp14.000/kg, beras SPHP Rp12.400/kg, gula pasir Rp17.500/kg, telur ayam ras Rp27.000/kg, daging ayam ras Rp42.000/kg, daging sapi Rp120.000/kg, bawang merah Rp28.000/kg, bawang putih Rp32.000/kg, cabai rawit Rp32.000/kg, dan cabai merah keriting Rp38.000/kg.
Khusus untuk MinyaKita, dari
Pantauan di beberapa kios di Pasar Horas, terdapat beberapa yang sudah menjual sesuai HET, yaitu Rp.15.700/liter. Namun melalui pengawasan yang dilakukan, ditemukan MinyaKita yang dijual dengan harga Rp17.000/liter. Diketahui, MinyaKita tersebut berasal dari distributor CV Surya Mas Raja Tawon.
Menurut Junaedi, telah dilakukan sidak dan pengecekan terhadap distributor yang menjual Minyakita secara grosiran dengan harga di atas HET. Ternyata, karena rantai distribusi yang terlalu panjang. Di mana, distributor membeli Minyakita dengan harga Rp15.000/liter, dan menjual ke pengecer dengan harga Rp16.000/liter.
"Tim Saber telah melakukan pembinaan kepada distributor terkait kebijakan HET Minyakita dan mengarahkan distributor tersebut sebagai D1 yang langsung ke produsen Minyakita," terang Junaedi.
Dalam kesempatan tersebut, Bulog diminta menambah Rumah Pangan Kita (RPK) untuk memperluas penyaluran Minyakita dan mencegah penjualan di atas HET.
Selain itu, dalam rangka menghadapi HBKN, Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan akan mengadakan kegiatan Pasar Murah Keliling setiap minggu serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 12-13 Februari 2026.
Selanjutnya, kata Junaedi, akan dilaksanakan pemantauan harga, keamanan, dan mutu pangan bersama Tim Satgas Saber untuk menjaga stabilitas harga pangan.
Turut dalam sidak, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Herbet Aruan SPd MM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Drs L Pardamean Manurung, Kapolres Pematangsiantar diwakili.
Kanit Ekonomi Satreskrim, Enumerator Panel Harga Pangan, Kontributor SP2KP, dan Bulog. (LP)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
kota
Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pembobolan Toko Akhirnya Ditangkap Polres Padang Lawas
kota
Polisi Turun Langsung ke Desa! Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah Ajak Warga Pasar Binanga Jaga Kamtibmas
kota
sumut24.co JakartaPT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pencapaian finansial tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025. Pe
Ekbis
Perusakan Kantor PWI Babel Bukan Kriminal Biasa, Forum Pemred MSI Ada Indikasi Teror
kota
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan sebesar Rp 4,5
News
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme, Perkuat Ekosistem Media
kota
MedanPelaksanaan sidang vonis dugaan kasus korupsi dana desa untuk pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo , pada Rabu (1/4/2026) m
kota
Halal Bihalal JMSI Tabagsel Bersama Ketua Gerindra Padangsidimpuan,Rusydi Nasution Perkuat Wadah Media Lokal Yang Profesional
kota