Rabu, 01 April 2026

Dorong Ekonomi Rakyat, Bupati Saipullah Nasution Canangkan Perkebunan Pisang Percontohan di Madina

Administrator - Senin, 09 Februari 2026 13:15 WIB
Dorong Ekonomi Rakyat, Bupati Saipullah Nasution Canangkan Perkebunan Pisang Percontohan di Madina
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyiapkan strategi baru di sektor pertanian dengan mengembangkan budidaya pisang, nilam, dan serai wangi sebagai langkah konkret meningkatkan perekonomian masyarakat.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, saat menghadiri Pengajian Puncak Barokah di Kecamatan Bukit Malintang, Minggu (8/2/2026). Di hadapan jamaah, Saipullah menegaskan bahwa pisang dan nilam merupakan komoditas unggulan Madina yang pernah berjaya di masa lalu dan kini siap dihidupkan kembali dengan konsep yang lebih modern.

Sebagai tahap awal, Dinas Pertanian Madina akan membuka perkebunan pisang seluas lima hektare yang dijadikan sebagai lahan percontohan. Perkebunan ini nantinya akan dikelola dengan pendampingan langsung dari profesor di bidang pertanian guna mengatasi persoalan klasik yang selama ini dihadapi petani, terutama serangan hama.

"Dalam waktu dekat kita buat kebun pisang percontohan. Pengelolaannya didampingi ahli supaya persoalan hama yang selama ini jadi momok bisa diatasi," ujar Saipullah.

Selain pisang, Pemkab Madina juga berkomitmen kembali mengembangkan tanaman nilam dan serai wangi. Kesepakatan pengembangan dua komoditas ini, kata Saipullah, telah dibahas bersama tokoh-tokoh Mandailing Natal dalam pertemuan di Jakarta.

Menurutnya, pola pengembangan kali ini akan berbeda dari sebelumnya. Pemerintah tidak lagi membebankan seluruh proses produksi kepada masyarakat, mulai dari penanaman hingga pengolahan hasil.

"Saya tahu ini pernah dilakukan, tapi dulu rakyat disuruh mengerjakan semuanya sendiri, dari tanam sampai produksi. Akhirnya tidak kompetitif dan keuntungannya kecil. Ke depan, ini harus kita kelola lebih profesional," jelasnya.

Tak hanya fokus pada sektor ekonomi, Bupati Saipullah juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sosial, khususnya dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan judi daring yang dinilai semakin meresahkan.

"Tolong dijaga keluarga kita. Bahaya narkotika, bahaya judi online, ditambah lapangan pekerjaan yang sulit, ini bisa membuat masyarakat rentan melakukan kejahatan," tegasnya.

Di akhir sambutan, Saipullah mengapresiasi keberlangsungan pengajian seperti Puncak Barokah yang dinilai mampu meningkatkan wawasan dan kualitas spiritual masyarakat. Ia juga mendorong warga agar tidak ragu melaporkan pejabat yang terindikasi melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

"Kalau ada pejabat yang tidak menjalankan tugas dengan baik, silakan laporkan. Pemerintah butuh pengawasan dari masyarakat," pungkasnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Harga Tak Stabil, Kadis Perindag ESDM Sumut Ungkap Masalah Distribusi hingga Dugaan Kartel
Jelang Lebaran, Polresta Deli Serdang Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
Kepala KPPN Sidikalang Menyerahkan Piagam Penghargaan Dari Kementerian Keuangan RI Kepada Bupati Pakpak Bharat
Kepala KPPN Sidikalang Menyerahkan Piagam Penghargaan Dari Kementerian Keuangan RI Kepada Bupati Pakpak Bharat
Gerakan Pangan Murah Polri Digelar, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna: Bantu Warga Dapat Beras Harga Terjangkau
Gerakan Pangan Murah Polri Digelar di Padangsidimpuan, Wali Kota dan Kapolres Pantau Penjualan Beras SPHP
komentar
beritaTerbaru