Pemko Medan Terima Audiensi Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut, Singgung Pemanfaatan Lahan RTH
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima audiensi pihak Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut, Selasa (31/3/2026)
kota
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyiapkan strategi baru di sektor pertanian dengan mengembangkan budidaya pisang, nilam, dan serai wangi sebagai langkah konkret meningkatkan perekonomian masyarakat.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, saat menghadiri Pengajian Puncak Barokah di Kecamatan Bukit Malintang, Minggu (8/2/2026). Di hadapan jamaah, Saipullah menegaskan bahwa pisang dan nilam merupakan komoditas unggulan Madina yang pernah berjaya di masa lalu dan kini siap dihidupkan kembali dengan konsep yang lebih modern.
Sebagai tahap awal, Dinas Pertanian Madina akan membuka perkebunan pisang seluas lima hektare yang dijadikan sebagai lahan percontohan. Perkebunan ini nantinya akan dikelola dengan pendampingan langsung dari profesor di bidang pertanian guna mengatasi persoalan klasik yang selama ini dihadapi petani, terutama serangan hama.
"Dalam waktu dekat kita buat kebun pisang percontohan. Pengelolaannya didampingi ahli supaya persoalan hama yang selama ini jadi momok bisa diatasi," ujar Saipullah.
Selain pisang, Pemkab Madina juga berkomitmen kembali mengembangkan tanaman nilam dan serai wangi. Kesepakatan pengembangan dua komoditas ini, kata Saipullah, telah dibahas bersama tokoh-tokoh Mandailing Natal dalam pertemuan di Jakarta.
Menurutnya, pola pengembangan kali ini akan berbeda dari sebelumnya. Pemerintah tidak lagi membebankan seluruh proses produksi kepada masyarakat, mulai dari penanaman hingga pengolahan hasil.
"Saya tahu ini pernah dilakukan, tapi dulu rakyat disuruh mengerjakan semuanya sendiri, dari tanam sampai produksi. Akhirnya tidak kompetitif dan keuntungannya kecil. Ke depan, ini harus kita kelola lebih profesional," jelasnya.
Tak hanya fokus pada sektor ekonomi, Bupati Saipullah juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sosial, khususnya dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan judi daring yang dinilai semakin meresahkan.
"Tolong dijaga keluarga kita. Bahaya narkotika, bahaya judi online, ditambah lapangan pekerjaan yang sulit, ini bisa membuat masyarakat rentan melakukan kejahatan," tegasnya.
Di akhir sambutan, Saipullah mengapresiasi keberlangsungan pengajian seperti Puncak Barokah yang dinilai mampu meningkatkan wawasan dan kualitas spiritual masyarakat. Ia juga mendorong warga agar tidak ragu melaporkan pejabat yang terindikasi melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
"Kalau ada pejabat yang tidak menjalankan tugas dengan baik, silakan laporkan. Pemerintah butuh pengawasan dari masyarakat," pungkasnya.zal
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima audiensi pihak Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut, Selasa (31/3/2026)
kota
Wabup Pakpak Bharat Resmi Membuka Musrenbang
kota
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
kota
Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pembobolan Toko Akhirnya Ditangkap Polres Padang Lawas
kota
Polisi Turun Langsung ke Desa! Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah Ajak Warga Pasar Binanga Jaga Kamtibmas
kota
sumut24.co JakartaPT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pencapaian finansial tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025. Pe
Ekbis
Perusakan Kantor PWI Babel Bukan Kriminal Biasa, Forum Pemred MSI Ada Indikasi Teror
kota
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan sebesar Rp 4,5
News
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme, Perkuat Ekosistem Media
kota