Jumat, 13 Maret 2026

Buka Muscab IV IBI Madina, Bupati Saipullah Soroti Peran Bidan Cegah Stunting

Administrator - Minggu, 25 Januari 2026 10:28 WIB
Buka Muscab IV IBI Madina, Bupati Saipullah Soroti Peran Bidan Cegah Stunting
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co -

Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan bahwa bidan memegang peran strategis dalam upaya menekan angka tengkes atau stunting di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.

Penegasan tersebut disampaikan Saipullah saat membuka Musyawarah Cabang IV (Muscab IV) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Madina yang berlangsung di Aula Hotel Rindang, Panyabungan, Sabtu (24/1/2026).

Saipullah mengatakan, bidan merupakan tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, khususnya ibu hamil. Kedekatan tersebut menjadikan bidan sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

"Bidan langsung berinteraksi dengan ibu hamil. Salah satu kunci menurunkan angka stunting adalah memastikan ibu hamil mendapatkan pendampingan dan penanganan yang tepat," ujar Saipullah.

Ia menambahkan, penurunan stunting menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Untuk itu, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada peran aktif bidan di lapangan.

Selain menyoroti program stunting, Saipullah juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam organisasi Ikatan Bidan Indonesia. Ia berharap seluruh pengurus dan anggota IBI Madina terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Jadilah pelayan yang terbaik dan selalu hadir di tengah masyarakat. Peran bidan sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak," tegasnya.

Menurut Saipullah, kontribusi bidan tidak hanya terbatas pada pencegahan stunting, tetapi juga sangat berpengaruh dalam menurunkan angka kematian ibu hamil dan bayi, khususnya pada masa persalinan.

Sementara itu, Ketua IBI Madina, Rosida Nasution, menyampaikan bahwa Muscab IV bukan sekadar agenda pemilihan kepengurusan baru, melainkan juga menjadi momentum penting untuk evaluasi dan penguatan organisasi.

"Muscab ini menjadi wadah evaluasi, konsolidasi, serta transformasi organisasi agar mampu menjawab tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang," kata Rosida.

Ia menjelaskan, forum Muscab juga dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya. Rosida mengakui masih terdapat sejumlah program yang belum berjalan optimal serta aspirasi anggota yang belum sepenuhnya terakomodasi.

"Melalui forum ini, kami berharap rekan-rekan bidan dapat menyampaikan saran, kritik, dan masukan yang membangun demi kemajuan IBI Madina ke depan," ujarnya.

Rosida menegaskan, Muscab menjadi ruang terbaik bagi seluruh anggota untuk berkontribusi aktif dalam memperkuat organisasi agar semakin profesional dan solid.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Muscab IV IBI Madina, Elvi Sahreni Dalimunthe, melaporkan bahwa IBI Madina saat ini memiliki 30 ranting dengan jumlah anggota mencapai 1.530 orang.

"Peserta Muscab terdiri dari dua orang pengurus IBI Sumatera Utara, lima orang pengurus IBI Madina, 60 perwakilan pengurus ranting, serta 19 orang panitia," jelas Elvi.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Salut! Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Madina Tetap Sisihkan Rp1,2 Miliar untuk 4.850 Anak Yatim
Pemkab Mandailing Natal Jaga Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok Menjelang Lebaran
Pemkab Mandailing Natal Jaga Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok Menjelang Lebaran
Paripurna HUT Madina ke-27 Digelar, Bupati Saipullah Soroti IPM Naik dan Pengangguran Turun
Penuh Nuansa Religius, HUT ke-27 Mandailing Natal Diisi Khataman Al-Qur’an dan Zikir Bersama
Tak Sekadar Berbagi, IMA Madina Pekanbaru Hadirkan Kebahagiaan Ramadhan untuk Anak Yatim
komentar
beritaTerbaru