Rabu, 28 Januari 2026

Pemprov Sumut Tetapkan 2025 Tahun Fondasi Pembangunan, 2026 Masuk Fase Akselerasi

Administrator - Rabu, 21 Januari 2026 18:47 WIB
Pemprov Sumut Tetapkan 2025 Tahun Fondasi Pembangunan, 2026 Masuk Fase Akselerasi
Istimewa

Medan— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menetapkan tahun 2025 sebagai tahun fondasi pembangunan daerah yang menjadi titik awal arah kebijakan lima tahunan. Selanjutnya, tahun 2026 diproyeksikan sebagai tahun akselerasi sebelum memasuki fase pencapaian hasil pembangunan secara menyeluruh hingga 2029.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumatera Utara, Dikky Anugerah Panjaitan, dalam paparan kebijakan pembangunan daerah saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Rabu (21/1).
"2025 bukan hanya tahun penyusunan dokumen, tetapi starting point dengan capaian konkret yang langsung dirasakan masyarakat, sesuai arahan Gubernur," tegas Dikky.
Ia menjelaskan, lima misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) diterjemahkan ke dalam 17 program prioritas dan 53 proyek strategis daerah. Seluruh proyek tersebut dirancang bertahap, dengan target keberhasilan penuh pada 2029, namun sebagian sudah mulai dituntaskan sejak tahun pertama pelaksanaan.
Pada tahun fondasi, Pemprov Sumut menetapkan dua Pencapaian Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yakni sektor pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, program unggulan sekolah gratis mulai diimplementasikan pada 2026. Tahap awal menyasar lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias, serta lima daerah terdampak bencana, yakni Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat sebagai bentuk intervensi percepatan pemulihan.
Sementara di sektor kesehatan, Sumatera Utara telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) per 1 Oktober 2025. Pada 2026, program jaminan kesehatan akan diperkuat melalui penyempurnaan layanan BPJS, digitalisasi e-health, serta penyediaan kanal pengaduan masyarakat.
"Seluruh 15,3 juta penduduk Sumatera Utara ditargetkan mendapat jaminan kesehatan yang lebih berkualitas. Rumah sakit mitra yang tidak memenuhi standar layanan akan kami evaluasi," ujar Dikky.
Di sektor pendidikan, Pemprov Sumut juga memastikan 100 persen SMA, SMK, dan SLB kewenangan provinsi telah teraliri listrik dan internet, meskipun sebelumnya 18 kabupaten/kota sempat terdampak bencana.
"Tidak ada lagi sekolah provinsi yang tanpa listrik dan internet. Akses informasi pendidikan sudah terpenuhi sepenuhnya," katanya.
Untuk sektor pertanian, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya mempertahankan posisi Sumatera Utara sebagai lumbung pangan nasional. Program bibit padi hibrida ditargetkan meningkatkan produktivitas dari rata-rata 5–6 ton menjadi 10 ton per hektare.
Meski menghadapi dampak bencana alam, Pemprov tetap menjalankan strategi pengendalian inflasi melalui program Jaminan Stabilisasi Komoditi Pangan (Jaskob), khususnya pada komoditas cabai merah. Selain itu, dua fasilitas solar dryer dome telah dibangun di Kabupaten Karo dan Batubara untuk menjaga nilai jual hasil pertanian saat panen raya.
Di sektor infrastruktur, Pemprov Sumut telah mengerjakan sekitar 49 kilometer jalan provinsi serta menyelesaikan pembangunan Jembatan Indah Nenoyo di Kepulauan Nias yang kini telah mencapai progres 95 persen dan dijadwalkan segera diresmikan.
Dikky mengakui, bencana yang melanda 18 kabupaten/kota berdampak pada koreksi sekitar 0,5 persen terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2025. Bahkan, daerah dengan tingkat inflasi tertinggi secara nasional didominasi wilayah terdampak bencana.
Meski demikian, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya menjaga stabilitas makroekonomi melalui percepatan pemulihan pascabencana serta penguatan sektor-sektor strategis.
"Di 2025 ini kami mencatat 27 highlight keberhasilan pembangunan yang akan dipublikasikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik," pungkas Dikky. Red

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Akselerasi Konektivitas dan Bahas Kualitas SDM, Audiensi Bupati–Wabup Sergai Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Rakorpem Awal 2026, Wali Kota Tanjungbalai Tekankan Inovasi Tingkatkan PAD
Acara Ibadah Syukur Tahun Baru Sinode GKPI Tahun 2026
Sambut Tahun 2026, Polda Sumut Gelar Ibadah Malam Tahun Baru dan Doa Bersama untuk Korban Bencana
Polda Sumut Sukses Amankan Malam Pergantian Tahun 2026, Situasi Kondusif dan Penuh Empati
Bakopam Sumut Bertahun Baru di Kediaman Tokoh Masyarakat RE Nainggolan
komentar
beritaTerbaru