P. Sidimpuan |sumut24.co -
Baca Juga:
Kondisi
Jalan BM Muda di Kompleks Kasmi'ah, Kelurahan Silandit, Kecamatan
Padangsidimpuan Selatan, Kota
Padangsidimpuan, Sumatera Utara, kembali menuai sorotan. Jalan yang menjadi akses utama warga tersebut hingga kini belum juga rampung dibangun, meski proses demi proses, pengajuan dan pengajuan terhadap pembangunan yang terus diusulkan oleh warga disebut telah berjalan hampir tiga periode belum tersentuh apalagi terealisasikan.
Pantauan di lokasi menunjukkan permukaan jalan dipenuhi bebatuan dengan kondisi tidak rata. Situasi tersebut kerap menyulitkan pengendara, terutama sepeda motor. Bahkan, warga mengaku sering mengalami ban bocor dan tergelincir saat melintasi jalan tersebut akibat batu-batu tajam yang menonjol.
"Kalau hujan licin, kalau panas berdebu. Sudah sering motor warga bocor ban," ujar salah seorang warga setempat, Rabu, (7/1/2026).
Jalan BM Muda memiliki peran vital bagi aktivitas masyarakat Kompleks Kasmi'ah, mulai dari akses ke rumah warga, jalur anak sekolah, hingga mobilitas ekonomi. Namun, kondisi jalan yang rusak dan tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh membuat warga merasa dianaktirikan dalam pembangunan.
Sorotan tajam juga datang dari Pengamat Kebijakan Publik, Bang Regar. Ia mempertanyakan komitmen para pemangku kebijakan yang sebelumnya gencar menyuarakan janji pemerataan pembangunan di Kota Padangsidimpuan.
"Pertanyaannya sederhana, ke mana para pe-janji itu? Dulu bicara pemerataan pembangunan yang MANTAP, tapi faktanya jalan di tengah kota saja Tak MANTAP dan dibiarkan rusak bertahun-tahun," tegas Bang Regar.
Menurutnya, kondisi Jalan BM Muda mencerminkan lemahnya konsistensi pemerintah daerah dalam merealisasikan janji pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh wilayah.
"Kalau pemerintah Kota Padangsidimpuan serius dengan pemerataan, jalan seperti ini seharusnya sudah lama dituntaskan. Jangan hanya slogan, tapi realisasi di lapangan nihil," tambahnya.
Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kerusakan tersebut juga berdampak pada kenyamanan lingkungan. Debu beterbangan saat cuaca panas, sementara saat hujan, jalan berubah licin dan sulit dilalui.
Warga berharap Pemerintah Kota Padangsidimpuan segera mengambil langkah konkret yang serius dan menyelesaikan pembangunan Jalan BM Muda secara permanen, bukan sekadar perbaikan sementara yang tak bertahan lama.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News