Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai: Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Baca Juga:
Azmi menyebutkan sejumlah kasus yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar, di antaranya kasus revitalisasi Lapangan Merdeka Medan yang menelan anggaran besar namun menuai kritik terkait transparansi dan pelaksanaannya.
Selain itu, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada proyek Kebun Bunga Medan juga dinilai sebagai alarm keras adanya dugaan penyimpangan anggaran yang seharusnya ditindaklanjuti secara hukum, bukan sekadar menjadi catatan administratif.
Tak kalah mencolok, dugaan korupsi proyek Stadion Teladan Medan yang sejak awal menuai kontroversi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga nilai anggaran, namun hingga kini belum menunjukkan kejelasan penegakan hukum.
Azmi juga menyoroti kasus korupsi pembangunan Rusunawa Kayu Putih Medan yang melibatkan Kadisdik Sumut Alexander Sinulingga yang telah diperiksa Kejari Medan, yang sempat mencuat ke publik namun penanganannya dinilai lamban dan tidak transparan. Begitu pula dengan Medan Festival Fashion yang masih dinilai tebang pilih, sementara dari Dekranasda Medan belum diperiksa dan sejumlah kegiatan seremonial lain yang disinyalir sarat pemborosan anggaran serta minim manfaat bagi masyarakat.
"Ini baru sebagian. Masih banyak proyek lain yang patut didalami. Kalau Kajari baru serius, buka semua data, panggil pihak-pihak terkait, dan naikkan status hukumnya. Jangan biarkan temuan BPK dan laporan masyarakat berakhir di meja arsip," ujar Azmi.
Menurut KAMAK, keberanian Kajari Medan dalam mengusut kasus-kasus tersebut akan menjadi tolok ukur integritas penegakan hukum di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan. Azmi menegaskan, pihaknya akan terus mengawal dan tidak segan membawa persoalan ini ke Kejaksaan Agung maupun KPK jika kembali ditemukan indikasi pembiaran.
"Kami ingin penegakan hukum yang adil. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Medan butuh Kajari yang berani dan bersih," pungkasnya.
Kini sorotan publik tertuju pada langkah awal Ridwan Sujana Angsar. Masyarakat menanti apakah Kajari Medan yang baru benar-benar mampu membongkar dugaan korupsi yang selama ini menjadi beban dan luka kepercayaan publik.red
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
kota
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
kota
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
kota
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di DairiSumatera utarasumut24.co A
News
SUMUT24.CO, MEDAN Kedatangan Syaikh DR Reza Abdul Jabbar, saudagar sukses asal Selandia Baru yang juga merupakan suami dari Peggy Melati
News
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
News
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Sidodadi
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pelaksanaan Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) Tahap I Tahun 2026 yang berlangsun
kota
sumut24.co MEDAN, P6T PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara pada Kamis (11/6/2026) pukul 09.39 WIB. Pemulihan
kota