Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Baca Juga:
- Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
- Dana Bencana Padangsidimpuan dan Tapsel Jadi Sorotan, Ratusan Miliar Dipertanyakan: Berapa yang Benar-Benar Diterima Korban?
- Tak Tinggal Diam! Diskominfo Kabupaten Solok Gerak Cepat Gandeng IndiHome Pulihkan Akses Komunikasi Pascagalodo Arosuka
Medan — Data terbaru Pusdalops BPBD Provinsi Sumatera Utara per 11 Desember 2025 pukul 17.00 WIB menunjukkan skala bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem di Sumut meningkat tajam. Total 463.648 jiwa terdampak, dengan 53.751 warga mengungsi, 343 orang meninggal dunia, dan 57 orang masih dinyatakan hilang.
Wilayah paling parah adalah Kabupaten Langkat dengan 112.819 warga terdampak dan 6.051 pengungsi, disusul Deli Serdang, Labuhanbatu Utara, dan Tapanuli Tengah. Sementara itu, banjir bandang dan longsor meratakan sejumlah permukiman di Tapanuli Selatan, Tapteng, Mandailing Natal, dan Nias Selatan.
Korban Jiwa Tinggi di Tapanuli Tengah
Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan korban meninggal tertinggi, yakni 111 orang, disusul Tapanuli Selatan dengan 86 korban jiwa. Kedua wilayah ini juga melaporkan ratusan pengungsi serta kerusakan infrastruktur yang luas.
Di Mandailing Natal, cuaca ekstrem memperparah kondisi banjir dan tanah longsor, membuat akses ke daerah tertentu terputus. Data BPBD mencatat lebih dari 4.300 warga terdampak, sementara jumlah pengungsi masih dalam pendataan penuh.
Medan dan Kabupaten Sekitar Masih Siaga
Kota Medan mencatat 15.753 warga terdampak, terutama akibat banjir tinggi yang menggenangi permukiman padat. Kondisi serupa terjadi di Binjai, Serdang Bedagai, dan Asahan yang masuk kategori waspada.
Status Darurat dan Tanggap Darurat Ditentukan
Sejumlah kabupaten/kota telah menetapkan status:
Status Darurat/Tanggap Darurat: Tapanuli Utara, Tapteng, Tapsel, Sibolga, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Nias Utara.
Status Siaga & Transisi: Padang Sidempuan, Pakpak Bharat, Asahan, Batubara, Nias Selatan.
Menurut laporan resmi BPBD, penetapan status ini guna mempercepat mobilisasi bantuan logistik dan tenaga penyelamat.
Kerusakan Luas dan Pencarian Masih Terus Dilakukan
Sebanyak 14.471 unit rumah rusak, terdiri dari rusak berat, sedang, dan ringan. Sementara itu, tim SAR gabungan masih mencari puluhan korban yang hilang, terutama di daerah yang mengalami longsor besar.
Pemerintah Provinsi Sumut meminta dukungan pusat untuk tambahan personel, peralatan berat, dan logistik, mengingat skala bencana yang semakin meluas.rel
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News