Exit Meeting BPK Digelar, Pemko Padangsidimpuan Mantapkan Langkah Pembenahan RSUD
Exit Meeting BPK Digelar, Pemko Padangsidimpuan Mantapkan Langkah Pembenahan RSUD
News
Baca Juga:
LUBUK PAKAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menyatakan saat ini Deli Serdang dalam status Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor.
Penetapan status Tanggap Darurat ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Deli Serdang No.613 Tahun 2025, tanggal 29 November 2025.
"Penetapan status Tanggap Darurat serta Operasi Penanganannya dimulai tanggal 27 November 2025 sampai tanggal 10 Desember 2025, berlaku selama 14 hari," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar SE MSi, Sabtu (29/11/2025).
Dijelaskan, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di 15 kecamatan di Kabupaten Deli Serdang dalam beberapa hari belakangan, sejak Kamis, 27 November 2025 lalu, telah menyebabkan 2.243 hektare (Ha) sawah terendam.
Untuk kerusakan sarana dan prasarana atau infrastruktur, antara lain dua tanggul di Kecamatan Tanjung Morawa jebol, dua masjid dan dua sekolah dasar (SD) negeri terendam banjir. "Dua objek wisata juga mengalami kerusakan," sebut Plt Kadis Kominfostan.
Lebih lanjut dijelaskan, kerusakan infrastruktur lain terjadi di Kecamatan Sunggal, tepatnya di Desa Tanjung Selamat. Jembatan yang menghubungkan Dusun I, I-A dan II-A di desa tersebut terputus.
Di Kecamatan Hamparan Perak, Kantor Desa Kota Rantang dan Klambir V Kebun mengalami kerusakan. Dua sekolah dan dua Puskesmas di kedua desa juga rusak. Di Desa Paya Bakung, jembatan terputus dengan kedalaman sungai 7 meter, mengakibatkan akses masyarakat terganggu.
Di Kecamatan Sibolangit, longsor yang terjadi di Dusun I dan II, Desa Buah Nabar, menyebabkan jalan desa tertimbun. Begitu juga di Dusun III, Desa Rumah Kinangkung SP, menyebabkan jalan desa yang tertimbun longsor sepanjang 5 meter dengan timbunan 1 meter.
Sedangkan di Dusun II, Desa Suka Maju, mengakibatkan jalan desa terputus dengan panjang 50 meter dan kedalaman 25 meter. Sementara, longsor di Desa Bandar Baru mengakibatkan satu jembatan gantung rusak, dan satu unit rumah hampir rubuh.
Di Kecamatan Batang Kuis, ada delapan sekolah dan dua rumah ibadah terendam banjir, menyebabkan kerusakan ringan.
Di Kecamatan Patumbak, tepatnya di Desa Patumbak Kampung, terdapat tanggul jebol dengan kedalaman 3 meter.
Sedangkan, banjir yang terjadi telah merendam 30.609 rumah warga, menyebabkan 52.100 kepala keluarga (KK) atau 170.760 jiwa di 15 kecamatan terdampak.
Ke-15 kecamatan tersebut, antara lain Tanjung Morawa, Deli Tua, Sunggal, Namorambe, Hamparan Perak, Bangun Purba, Percut Sei Tuan, Sibolangit, Lubuk Pakam, Beringin, Batang Kuis, Patumbak, Galang, Pantai Labu, dan Pancur Batu.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Exit Meeting BPK Digelar, Pemko Padangsidimpuan Mantapkan Langkah Pembenahan RSUD
News
PUPR Kota Solok, Sumatera Barat, Pantau Pembangunan Pasar Kuliner di Jalan Cengkeh
News
Koperasi Pers Indonesia dan IMAC Medan Bersinergi Gelar Pelatihan Sertifikasi Mediator bagi Gerakan Koperasi Sumatera Utara
News
Medan sumut24.co Bertemakan Bersatu Dalam Adat, Berjamaah Dalam Syarak Maju Bersama IKM, Andre Rosiade Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat I
News
Wali Kota Letnan Dalimunthe Sampaikan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp121 Miliar
News
Ditsamapta Polda Sumut tingkatkan patroli malam antisipasi Gangguan Kamtibmas
News
Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas
News
sumut24.co MedanPrestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Medan. Tiga pejabat Pemko Medan berha
kota
sumut24.co MedanGotong royong membersihkan kawasan Islamic Center, Medan Labuhan, tidak ingin berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemko
kota
Jeans Senyaman Sweatpants? Kenali Inovasi EZY Jeans dari UNIQLO untuk Aktivitas Seharihari Jakartasumut24.coSelama puluhan tahun, jeans te
Umum