8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
- Rakorpem Bulan Mei 2026 : Satukan Langkah Perkuat Tata Kelola, Dukung Program Prioritas Nasional di Asahan
- Wakil Bupati Asahan Buka Rakornis TP PKK Tahun 2026, Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Sejahtera
- Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Hal ini disampaikan Wesly dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Pematangsiantar, yang berlangsung di Ruang Data Pemko Pematangsiantar, Kamis (27/11/2025) sore.
Pada kesempatan ini, Wesly meminta seluruh camat menyampaikan laporan sesegera mungkin kepada instansi terkait, mengaktifkan Posko Siaga Bencana di kantor camat atau titik strategis, menggerakkan perangkat kelurahan untuk melakukan pendataan apabila terdapat korban, kerusakan, dan kebutuhan mendesak, serta menggerakkan masyarakat untuk membersihkan saluran drainase lingkungan.
Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar, Wesly meminta agar memantau kondisi curah hujan, tinggi muka air, pergerakan tanah, dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Wesly juga meminta BPBD menjadi leading sector (penggerak utama) dalam penanganan bencana. Selain itu, BPBD diminta mengaktifkan pos komando (posko) siaga darurat, serta melakukan sosialisasi mitigasi bencana tanda bahaya, jalur evakuasi, serta kesiapsiagaan keluarga.
Sedangkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (PKP), Wesly meminta agar memantau kondisi sungai, drainase, jembatan, tanggul, dan lereng rawan longsor. Juga memastikan saluran air/drainase berfungsi dengan baik.
Terakhir, kepada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Wesly meminta agar siaga dan saling berkoordinasi sesuai tugas dan fungsinya masing-masing yang dikoordinir sekretaris daerah (sekda).
Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH menyampaikan situasi saat ini merupakan anomali akibat perubahan cuacanya sangat dinamis.
"Sebagaimana arahan Pak Wali Kota tadi, kita tetap waspada. Semua yang hadir di sini tetap selalu merespon. Kalau bisa jangan ada yang matikan Hp. Karena kita mengantisipasi kejadian yang tidak terduga, mungkin bisa di tengah malam atau dini hari, kita tidak mau itu terjadi. Terima kasih Pak Wali Kota, Pak Dandim 0207/Simalungun, dan Pak Wakapolres atas pertemuan ini. Dan harapan kita agar posko siaga dini di kecamatan seperti disampaikan Pak Wali Kota tadi segera didirikan," terang Timbul.
Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan menyampaikan, pada musim saat ini sampai beberapa bulan ke depan, cuaca sangat tidak normal. Dan di wilayah Sumatera Utara (Sumut) sangat berdampak seperti yang terjadi di sejumlah daerah, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Langkat, dan Deli Serdang sudah dilanda banjir.
"Artinya, kita harus siap untuk mengantisipasi bencana banjir di wilayah Kota Pematangsiantar dan juga Kabupaten Simalungun," tuturnya.
Ia mengutarakan untuk Kota Pematangsiantar, berdasarkan histori bencana banjir sangat jarang, namun tetap diantisipasi. Ia menilai penentuan titik evakuasi sangat penting ditentukan. Sehingga apabila terjadi banjir, titik evakuasi sudah ada.
Sebelumnya, Sekda Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi dalam sambutannya, menyampaikan rapat tersebut merupakan tindak lanjut Surat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam surat tersebut, seluruh kepala daerah dan pemangku kepentingan agar mengantisipasi dan mendeteksi dini, serta melakukan kebijakan terkait kesiapsiagaan tanggap darurat dalam rangka mengantisipasi kejadian bencana yang terjadi di beberapa daerah, khususnya di wilayah Provinsi Sumut.
Junaedi menyampaikan, Dandim 0207/Simalungun telah mengadakan atau melaksanakan posko siaga darurat di wilayah Kabupaten Simalungun.
"Khusus di Kota Pematangsiantar, sebagaimana kita ketahui bersama, mulai pagi hingga sore hari ini hujan belum reda juga. Yang kemudian dapat berdampak terhadap kejadian bencana yang tidak kita inginkan," tandasnya.
Rapat turut diisi dengan tanya jawab dan memberikan usul serta saran terkait situasi saat ini.
Turut hadir, mewakili Kapolres Pematangsiantar, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar, staf ahli, asisten, pimpinan OPD, camat, dan lurah se-Kota Pematangsiantar. (LP)
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport