Rabu, 04 Februari 2026

Madina Percepat Transformasi Posyandu: 500 Titik Layanan Siap Naik Level

Administrator - Rabu, 19 November 2025 20:07 WIB
Madina Percepat Transformasi Posyandu: 500 Titik Layanan Siap Naik Level
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Melalui pertemuan advokasi Kelompok Kerja Nasional (Pokjanal) Posyandu yang digelar pada Selasa, 18 November 2025, Pemkab Madina menegaskan langkah serius untuk memperkuat transformasi Posyandu menjadi layanan primer yang lebih modern dan responsif.

Acara ini berlangsung di Aula Hotel Rindang Panyabungan dan dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Drs. M. Sahnan Pasaribu, mewakili Bupati Madina H. Saipullah Nasution.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Madina sebagai bagian dari upaya percepatan pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Sahnan menjelaskan bahwa transformasi Posyandu kini menjadi bagian strategis dari penyelenggaraan layanan kesehatan dasar di masyarakat.

Hal ini ditandai dengan penyesuaian layanan Posyandu pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni:

1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Trantibumlinmas
6. Sosial

Semua ketentuan tersebut berlandaskan pada Permendagri No 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menegaskan peran Posyandu sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kualitas layanan publik di tingkat desa.

​"Untuk itu perlu dilakukan transformasi Pokjanal menjadi Tim Pembina secara berjenjang dengan enam bidang SPM di dalamnya," sebut dia.

Sahnan juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Madina terdapat sekitar 500 Posyandu yang aktif, namun sebagian besar belum memiliki nomor registrasi resmi. Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses pembinaan, pemetaan kebutuhan, hingga pengembangan program kesehatan di masa mendatang.

Untuk itu, Bupati Madina menginstruksikan para camat, kepala desa, dan lurah agar segera membentuk Tim Pembina Posyandu serta memastikan semua Posyandu difasilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Transformasi Pokjanal menjadi Tim Pembina secara berjenjang dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.

Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr. Muhammad Faisal Situmorang, menyatakan bahwa kegiatan advokasi ini berfokus pada peningkatan pemahaman lintas sektor mengenai peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan layanan primer.

​"Memperkuat koordinasi antar lembaga dalam pembinaan Posyandu, menyusun langkah tindak lanjut penguatan kelembagaan Posyandu," sebut Faisal.

Acara ini juga menghadirkan pemateri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina, yakni Irsal Pariadi, yang membahas tentang peran desa dalam menguatkan kelembagaan serta keberlanjutan program Posyandu.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Vonis Seumur Hidup Dijatuhkan, Jaksa Siap Banding Kasus Pembunuhan Siswi Paskibra di Madina
Bahas Arah Pembangunan 2027, Wabup Madina Hadiri Konsultasi Publik RKPD Sumut
Tak Main-main, Pemkab Madina Buktikan Kepedulian Kesehatan Lewat UHC Award
Lebih dari 1.000 Anggota Hadir, Milad ke-45 BKMT Sumut Digelar di Madina, Bupati Saipullah Tegaskan Peran Strategis Dakwah Perempuan
Buka Muscab IV IBI Madina, Bupati Saipullah Soroti Peran Bidan Cegah Stunting
Bupati Saipullah Nasution Apresiasi Kepedulian PT SMM terhadap Warga Madina Terdampak Banjir
komentar
beritaTerbaru