Pamit Sambut General Manager PLN UIP SBU, Perkuat Sinergi Dan Kolaborasi Untuk Kinerja Berkelanjutan
sumut24.co MEDAN , PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) menggelar kegiatan Pamit Sambut General Manager
kota
Baca Juga:
MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tengah mematangkan Kurikulum Marsipature Hutanabe, sebuah muatan lokal berbasis kearifan daerah yang bertujuan memperkuat identitas dan karakter peserta didik. Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, menjelaskan bahwa kurikulum ini merupakan revitalisasi konsep lama yang pernah populer di era Gubernur Raja Inal Siregar.
"Kalau kita flashback, pada masa Gubernur Raja Inal Siregar, istilah ini sudah sangat akrab. Filosofi ini mengajak masyarakat membangun kampung halaman," kata Alexander dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (14/11).
Di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution, filosofi Marsipature Hutanabe kembali diangkat dan dikemas sebagai kurikulum pembelajaran. Kurikulum ini dirancang agar siswa mengenal budaya, sejarah, karakteristik, serta kekayaan lokal Sumatera Utara secara lebih sistematis dan kontekstual.
Alexander menegaskan bahwa kurikulum tersebut akan dikembangkan sebagai bagian dari mata pelajaran muatan lokal. Pengajar yang terlibat juga berasal dari guru-guru muatan lokal yang telah ada di sekolah-sekolah.
"Ini lebih mengarah ke kurikulum muatan lokal. Guru-gurunya adalah guru muatan lokal kita," ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi, Disdik Sumut menyiapkan buku pelajaran khusus yang akan menjadi pedoman pembelajaran. Buku ini akan dibagikan ke seluruh sekolah di Sumut sebagai standar materi Marsipature Hutanabe.
"Output-nya nanti berupa buku pelajaran. Itu yang akan dibagikan ke sekolah-sekolah," jelasnya.
Meski menjadi kurikulum daerah, Alexander menekankan bahwa penerapannya tidak akan seragam di seluruh kabupaten/kota. Materi akan disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah.
"Tentu berbeda. Tapsel dengan Langkat tidak sama. Semua disesuaikan dengan karakteristik daerah," tegasnya.
Saat ini, Disdik Sumut sedang melakukan kajian akademik mendalam untuk memastikan kurikulum tersebut relevan dan dapat diterapkan secara efektif. Kajian tersebut mencakup struktur materi, metode pengajaran, dan standar penilaian.
"Kajian akademik diperlukan agar pelaksanaan kurikulum ini tepat, sesuai kebutuhan daerah, dan tidak asal dibuat," pungkas Alexander.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MEDAN , PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) menggelar kegiatan Pamit Sambut General Manager
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung yang berlangsung di lahan eks HGU PT BSP A
News
LAPORAN KHUSUS INVESTIGASI Gurita Anggaran di Dinas Perkimcikataru Kota Medan &ndash Ketika Infrastruktur Publik Menjadi Ladang Sengketa
kota
Dinas SDBMBK Sumut Pimpinan Chandra Dalimunthe Dilaporkan ke KPK Soal Pengaturan Tender Proyek
kota
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Solok Gelar Tabligh Akbar Bersama Habib Muhammad Rizieq Shihab dan Ustadz Jelita Donal
kota
MEDAN, SUMUT24.CO Hitungan hari menuju masa purnatugas, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Alrahman, memastikan dirinya akan pensi
News
Ironis.429 Perusahaan Masih Bermohon ijin PBG, Bangunan Gedung Sudah Berdiri Kokoh Di Kota Pematangsiantar
News
WiFi Ilegal Merebak di Padang Lawas, Polisi Siapkan Langkah Tegas tapi Humanis
kota
Aksi Kemanusiaan Polres Tapsel, Donor Darah dan Pemeriksaan Gratis Diserbu Peserta
kota
MTQ Sumut 2026 Resmi Dibuka, Wabup Madina Suntik Semangat Kafilah
kota