DI Balik Polemik Jet Pribadi, Andi Yuslim Nilai OSO dan Menag Konsisten Bina Umat
JAKARTA, Wakil Ketua Umum Kadin, Andi Yuslim Patawari (AYP), angkat bicara terkait polemik penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nas
News
Baca Juga:
- 31.9 Milyar Rekontruksi Jalan Desa Silau Jawa Menuju Desa Gotting Sidodadi Terkesan Asal Jadi dan Menuai Sorotan Masyarakat
- Soal Pembacokan Angga Simanjuntak, Keluarga Sebut Proses Hukum di Polsek Medan Kota Terkesan Tidak Profesional
- MBG Tetap Jalan Saat Ramadan, Pemko Tanjungbalai Siapkan Skema Khusus dan Tunggu Juknis BGN
MEDAN | SUMUT24.co
Suasana pemberantasan korupsi di Sumatera Utara kini tampak muram. Keberanian seorang hakim dalam menegakkan keadilan justru berhadapan dengan teror dan kesepian. Rumah Hakim Khamozaro Waruwu, yang dikenal tegas di ruang sidang Tipikor Medan, diduga dibakar orang tak dikenal (OTK) pada 4 November 2025. Namun, hingga sepuluh hari pascakejadian, tak ada satu pun pejabat publik di Sumut yang menyuarakan simpati, apalagi dukungan moral bagi sang hakim.Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, yang juga Ketua Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), justru menunjukkan sikap dingin. Ketika ditanya wartawan terkait kebakaran rumah Khamozaro, Bobby hanya menjawab singkat dan terkesan sinis:
> "Kalau memang dibakar, mudah-mudahan segera ditangkap," ujarnya, Selasa (12/11/2025).
Tak ada ucapan empati, tak ada langkah nyata atau niat membantu memperbaiki rumah sang hakim. Padahal, posisi Bobby sebagai kepala daerah sekaligus wakil pemerintah pusat semestinya menempatkannya di garda depan dalam memberi perlindungan dan dukungan moral kepada aparat penegak hukum yang sedang menghadapi ancaman.
Kontras dengan sikapnya terhadap kasus Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru yang dilaporkan ke polisi setelah melerai siswanya berkelahi. Dalam kasus itu, Bobby bergerak cepat. Ia datang langsung menemui sang guru, dengan liputan media yang masif, berjanji memberi "back up penuh" dan bahkan menawarkan program bedah rumah untuk sang guru honorer.
Namun, pada kasus Khamozaro Waruwu, yang menyentuh inti persoalan keadilan dan keberanian melawan korupsi, Gubernur Bobby justru diam seribu bahasa. Begitu pula para pejabat lain di lingkungan Pemprov Sumut dan unsur Forkopimda — baik dari kalangan eksekutif, legislatif, maupun yudikatif — semuanya bungkam. Seolah tragedi yang menimpa hakim tersebut tidak layak dipedulikan.
Hakim Khamozaro Waruwu sebelumnya dikenal berani dan vokal di ruang sidang. Ia pernah menegur keras jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dianggap "mengatur" dakwaan agar tidak menyeret pihak yang lebih besar dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Topan Obaja Putra Ginting. Ketegasan itu tampaknya berbuah ancaman nyata.
Sayangnya, tidak ada satu pun organisasi masyarakat, OKP, Ormawa, ataupun kelompok pegiat antikorupsi yang tampil membela. Keberanian Khamozaro Waruwu seolah dibiarkan sendirian di tengah gelombang ketakutan dan kepentingan.
Padahal, publik yang tidak pernah korupsi dan justru menjadi korban akibat korupsi, seharusnya bersatu memberikan dukungan moral kepada para hakim dan penegak hukum yang masih berani menegakkan kebenaran. Tanpa keberanian mereka, pemberantasan korupsi hanya akan menjadi slogan kosong.
> "YM Khamozaro Waruwu dan seluruh hakim ad hoc Pengadilan Tipikor tidak boleh surut keberaniannya untuk memberi hukuman seberat-beratnya kepada para koruptor perusak negara. Tuhan kiranya melindungi para hakim yang mengadili para koruptor," ujar Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Pergerakan Rakyat Indonesia Makmur Adil (Prima), Perkumpulan Semangat Rakyat Anti Korupsi (Semarak), sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Government Watch (IGoWa).
Pemberantasan korupsi di Sumatera Utara, tampaknya, kini menempuh jalan yang sepi. Namun, Khamozaro Waruwu tidak sendiri — keberaniannya adalah cermin harapan bahwa keadilan masih punya tempat di negeri ini.res
JAKARTA, Wakil Ketua Umum Kadin, Andi Yuslim Patawari (AYP), angkat bicara terkait polemik penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nas
News
Sergai sumut24.co Polres Serdang Bedagai mengklarifikasi tudingan praktik tangkap lepas terhadap seorang residivis kasus narkoba berinisia
Hukum
Langkat, Sumut24.co Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus penguat silaturahmi dan semangat berbagi. Da
News
Plt.Kadis Pertanian Sahat Boangmanalu.SPd.MM Menyerahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Terbuka
kota
Curat Rp400 Juta di Padangsidimpuan Terungkap, Satu Pelaku Dibekuk Usai Kabur ke Pekanbaru
kota
Warga Purba Sinomba Curhat Soal Jalan dan Listrik di Safari Ramadan 2026, Bupati Paluta Langsung Beri Solusi
kota
Reshuffle Besar di Pemko Padangsidimpuan, 47 Pejabat Eselon III dan IV Resmi Dilantik
kota
Dukungan Tokoh Masyarakat Menguat Usai Pelantikan Sekda Padangsidimpuan
kota
Satgas Pangan Temukan Beras Medium Rp14.200/Kg, RPK Segera Diperbanyak di Paluta
kota
Gempuran Kasih Sayang di Sepertiga Malam, Manunggalnya Jiwa Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel dan Napas Rakyat Batu Rosak
kota