Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Kasus pembobolan ATM kembali bikin heboh warga Padangsidimpuan. Modus yang dipakai pelaku kali ini tergolong cerdik namun licik mengganjal mesin ATM dengan tusuk gigi agar kartu nasabah tersangkut, lalu memanfaatkan momen tersebut untuk mencuri uang korban.
Aksi ini akhirnya berhasil digagalkan berkat kejelian anggota kepolisian yang menjadi korban percobaan pelaku.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah laporan dari salah satu korban yang ternyata adalah anggota polisi sendiri.
"Hari ini kami mengadakan konferensi pers terkait pencurian dengan pemberatan dengan modus pelaku mengganjal ATM menggunakan tusuk gigi," ujar AKBP Wira saat konferensi pers, Kamis (6/11/2025).
Kejadian bermula pada Selasa, 4 November 2025, ketika korban berinisial RAS hendak menarik uang di ATM di Jalan Imam Bonjol, Padangsidimpuan Selatan. Saat kartu ATM-nya tidak bisa masuk, tiba-tiba muncul seorang pria asing yang menanyakan, "Ada apa, Bang?" dan menawarkan bantuan.
Namun, naluri kepolisian RAS langsung bekerja. Ia menolak tawaran itu dan memilih untuk mengawasi gerak-gerik pria tersebut. Tak lama kemudian, ia menghubungi rekan-rekannya untuk membuntuti pelaku secara diam-diam.
Kecurigaan RAS terbukti benar. Hanya berselang beberapa jam, pelaku yang sama terlihat kembali mencoba aksinya di SPBU Manunggang. Bersama security SPBU, RAS langsung mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam praktik pencurian itu.
*Pelaku DW: Residivis dengan Rekam Jejak Panjang di Dalam dan Luar Negeri*
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pelaku utama, DW (58), bukan orang baru di dunia kejahatan. Ia merupakan residivis kawakan yang telah berkali-kali terlibat kasus kriminal di berbagai kota bahkan hingga luar negeri.
"Pelaku DW memiliki rekam jejak panjang. Ia pernah dideportasi dari Malaysia dan Singapura karena visanya mati, juga pernah terlibat kasus pencurian di Medan dan Jakarta," ungkap AKBP Wira.
DW pernah dipenjara dua setengah bulan di Singapura, kemudian empat bulan di Medan karena kasus pencurian, serta empat bulan di Jakarta akibat kasus kecelakaan lalu lintas.
Dengan kata lain, DW adalah sosok yang telah melanglang buana dalam dunia kriminal lintas wilayah dan negara.
Selain DW, polisi juga menangkap R (18) asal Palembang. Sementara satu pelaku lain masih buron, namun identitasnya telah dikantongi oleh pihak kepolisian.
AKBP Wira menegaskan, Polres Padangsidimpuan akan terus memperkuat kerja sama dengan pihak bank demi mengantisipasi aksi kejahatan serupa di masa depan.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika bertransaksi di mesin ATM. Jangan mudah percaya pada orang yang tidak dikenal, dan segera laporkan ke pihak kepolisian jika menemukan hal mencurigakan," tegas Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa kejahatan seperti ini biasanya dilakukan oleh pelaku berpengalaman yang berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pantauan aparat. Karena itu, kolaborasi masyarakat dan aparat hukum jadi kunci utama dalam mencegah tindak kriminal seperti ini.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
sumut24.co ASAHAN, DPRD Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) B
News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota