PLN UID Sumut Dukung Penguatan Literasi Digital Siswa MTs Muhammadiyah 19 Tanjung Pura
sumut24.co LANGKAT , PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan k
kota
Baca Juga:
"Ambang batas kemiskinan yang ditetapkan BPS—yakni sekitar Rp550 ribu per kapita per bulan—tidak menggambarkan kondisi keseharian rakyat yang sesungguhnya. Angka itu hanya menutupi fakta bahwa sebagian besar masyarakat kita hidup dalam keterbatasan yang jauh lebih kompleks," ujar Siregar dalam wawancara di Medan.
Menurutnya, kebijakan berbasis angka ambang batas yang terlalu rendah menyesatkan secara moral dan metodologis, karena memberi kesan seolah-olah jumlah orang miskin menurun, padahal mereka masih hidup dalam kondisi sangat rentan. Ia menegaskan, koreksi terhadap batas ini penting agar desain kebijakan sosial, upah minimum, dan program jaminan pekerjaan (Job Guarantee) dapat disusun berdasarkan realitas kebutuhan hidup yang layak.
"Bagaimana mungkin pemerintah berbicara tentang kesejahteraan dan transformasi ekonomi bila ukuran kemiskinan saja tidak realistis? Ini bukan sekadar teknis statistik, tapi soal etika sosial dan keadilan ekonomi," tambah Siregar.
Ia mengutip pemikiran ekonom Amartya Sen tentang capability approach, bahwa kemiskinan tidak boleh dilihat hanya dari pendapatan, tetapi dari keterbatasan kemampuan untuk berfungsi secara manusiawi. Dalam konteks Indonesia, lanjutnya, banyak keluarga yang secara formal berada di atas garis kemiskinan versi pemerintah, tetapi secara substantif tetap hidup dalam kekurangan: kekurangan akses terhadap pangan bergizi, air bersih, pendidikan bermutu, dan layanan kesehatan.
Siregar juga mengaitkan kritiknya dengan konsep Job Guarantee (Jaminan Pekerjaan) yang tengah menjadi perhatian banyak ekonom progresif di dunia, seperti Pavlina Tcherneva dan William Mitchell. Menurutnya, program tersebut bisa menjadi jawaban konkret bagi Indonesia untuk menanggulangi kemiskinan struktural—asal dirancang berdasarkan ambang batas kemiskinan yang realistis dan kontekstual.
"Job Guarantee bukan sekadar menciptakan lapangan kerja, tapi menjamin martabat. Tapi kalau garis kemiskinannya saja terlalu rendah, maka insentif untuk memperbaiki sistem kerja dan upah yang adil tidak pernah muncul," tegasnya.
Siregar menilai, selama ini Indonesia lebih sibuk menghitung kemiskinan secara administratif ketimbang memahami penderitaan sosial yang nyata. Ia mengusulkan agar pemerintah Prabowo membentuk Komisi Nasional Penilaian Kemiskinan yang terdiri dari ahli ekonomi, sosiologi, dan antropologi, guna merumuskan ulang indikator kemiskinan yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat.
"Revolusi mental yang sejati harus dimulai dari keberanian mengakui realitas. Koreksi terhadap ambang batas kemiskinan adalah langkah moral pertama untuk membangun bangsa yang berkeadilan," pungkas Siregar.
sumut24.co LANGKAT , PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan k
kota
Jalan Keluar Krisis Produktivitas di Sektor Kelautan, Andi Yuslim Patawari Dorong Ekonomi Biru Berbasis Sains
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP, melaksanakan pertemuan koordinasi dan konsultasi penting ke Balai Besar Pelaksan
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M
News
Polres Padangsidimpuan Tutup Rangkaian Lomba HUT Bhayangkara ke80, SMK Negeri 1 dan Tim Sigma UIN Syahada Raih Juara Cerdas Cermat
kota
Humanis dan Tegas, Polres Tapsel Kawal Eksekusi PN Padangsidimpuan Tanpa Gangguan Kamtibmas
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Serahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Padang Lawas Cetak Sejarah Raih Opini WTP
kota
Lindungi Generasi Muda, Pemkab Padang Lawas dan BNNK Tapsel Perkuat Kolaborasi Anti Narkoba
kota
Pemkab Padang Lawas dan Tirtanadi Gelar Sosialisasi Air Minum, Dorong Akses Air Bersih Hingga Pelosok
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 80, Polres Asahan menggelar rangkaian kegiatan penuh makna di Aula Wira Satya
News