Hardiknas 2026: Bupati Padang Lawas Serahkan Santunan dan Penghargaan untuk Tokoh Pendidikan, Ini Pesan Tegasnya!
Hardiknas 2026 Bupati Padang Lawas Serahkan Santunan dan Penghargaan untuk Tokoh Pendidikan, Ini Pesan Tegasnya!
kota
Oleh : A. Sandry Nasution
Baca Juga:
Ikatan Keluarga Nasution Dohot Anak Boruna (IKANAS) didirikan pada 18 Juli 1993 di Jakarta. Organisasi berbasis marga ini lahir dari semangat luhur untuk mempererat tali persaudaraan sesama keturunan Nasution. Tujuan utamanya jelas dan mulia — terbinanya persatuan dan kesatuan anggota dalam usaha menyumbangkan dharma bakti kepada perkumpulan, masyarakat, bangsa, dan negara.
Sebagai wadah silaturahmi dan kebersamaan, IKANAS diharapkan menjadi sarana memperjuangkan kesejahteraan anggota, menumbuhkembangkan seni budaya Mandailing, melestarikan adat istiadat, serta menjadi media informasi dan peningkatan sumber daya manusia. Namun, idealisme itu diakui masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Seperti halnya organisasi kekerabatan lainnya, IKANAS kerap bergantung pada figur-figur yang memiliki jabatan, pengaruh, dan kemampuan finansial. Realitas ini tak bisa dipungkiri, sebab banyak anggota yang masih memandang organisasi sebagai tempat pengabdian, bukan medan perebutan kepentingan. Akan tetapi, setelah lebih dari tiga dekade berdiri, IKANAS semestinya telah tumbuh kokoh di tengah masyarakat. Faktanya, masih banyak warga bermarga Nasution yang bahkan belum mengetahui keberadaan organisasi ini. Sekat-sekat sosial dan komunikasi masih perlu disatukan.
Sumatera Utara sebagai basis utama marga Nasution seharusnya menjadi contoh kuatnya akar IKANAS di tengah masyarakat. Namun, kenyataannya, organisasi ini belum sepenuhnya mengakar. Mungkin tidak ada yang perlu disalahkan, namun kiranya penting untuk kembali menengok niat dan semangat awal berdirinya IKANAS — yakni sebagai wadah persaudaraan yang inklusif dan berjiwa pengabdian.
Kini, harapan itu mengemuka kembali melalui Musyawarah Daerah (Musda) DPD IKANAS Sumut yang akan digelar di Parapat pada 24–26 Oktober 2025. Musda bukan sekadar momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga forum evaluasi dan refleksi untuk mencari arah perjuangan organisasi ke depan.
Musda diharapkan mampu mengembalikan IKANAS ke ruh aslinya — memperkuat basis kekeluargaan, mempererat tali persaudaraan, serta menjauhkan diri dari konflik internal yang tak produktif. IKANAS bukan wadah untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan ruang untuk mengabdi demi kemajuan bersama marga Nasution.
Semoga Musda IKANAS Sumut 2025 berlangsung lancar, melahirkan sosok pemimpin yang mampu mengayomi seluruh elemen, dan menjadi perhelatan yang menggembirakan bagi keluarga besar Nasution. Inilah saatnya IKANAS meneguhkan kembali arah perjuangan dan cita-cita mulianya.***
Hardiknas 2026 Bupati Padang Lawas Serahkan Santunan dan Penghargaan untuk Tokoh Pendidikan, Ini Pesan Tegasnya!
kota
Libur Akhir Pekan Aman, Polsek Sosa Gelar Patroli di Lokasi Wisata Favorit
kota
Hardiknas 2026 di Madina, Wabup Atika Tekankan Pendidikan Berbasis Karakter dan Kearifan Lokal
kota
351 Jemaah Haji Padangsidimpuan Dilepas Haru, Wali Kota Doakan Pulang Jadi Haji Mabrur
kota
sumut24.co Perbaungan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Serdang Bedagai Achyar SH. MSP menerima Audie
News
Kami Mau Keadilan!&rdquo Tangisan Ibu Bhayangkari Guncang DPRD Kota Padangsidimpuan
kota
Diguncang Kasus Kader Dugaan Penipuan, PDIP Padangsidimpuann Maaf dan Tegaskan Tak Intervensi Hukum
kota
Gasak Korban Saat Mau Salat Subuh, "Kapten" Diciduk Polres Padangsidimpuan
kota
Disiplin Diuji! Sipropam Polres Padang Lawas Gelar Razia Internal Pagi Hari
kota
Hadiri Pengukuhan LPS, Basri Harahap Bawa Semangat Kolaborasi Keuangan untuk Paluta
kota