Lantik Ratusan Pejabat, Bupati: Ini Regenerasi
Lantik Ratusan Pejabat, Bupati Ini Regenerasi
kota
Baca Juga:
Menyambut Tantangan Zaman
Indonesia sedang berada di ambang perubahan besar. Dalam lima tahun ke depan, arah bangsa akan sangat ditentukan oleh kemampuan kita membaca tanda-tanda zaman, memahami karakter generasi baru, dan menyesuaikan cara berpikir politik agar sejalan dengan dinamika masyarakat modern.
Generasi milenial dan Gen Z kini menjadi mayoritas penduduk Indonesia. Mereka tumbuh di tengah budaya digital yang cair, berpikir bebas, menolak kemunafikan, dan mencintai tanah air dengan caranya sendiri. Mereka tidak ingin sekadar menjadi penonton dalam proses politik — mereka ingin berperan langsung, berkontribusi, dan ikut membangun bangsa.
---
Golkar di Persimpangan Zaman
Partai Golkar adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah Republik ini. Ia berperan besar dalam menjaga stabilitas nasional, menggerakkan pembangunan, dan menjadi rumah bagi para teknokrat serta cendekiawan bangsa. Namun, zaman terus bergerak. Persepsi publik — terutama generasi muda — mulai berubah. Sebagian melihat Golkar sebagai partai yang identik dengan masa lalu, bukan masa depan.
Situasi ini bukanlah musibah, melainkan panggilan untuk berbenah. Golkar harus berani mendengarkan suara zaman, memahami aspirasi generasi baru, dan bertransformasi secara menyeluruh — bukan hanya pada struktur organisasi, tetapi juga pada filosofi dan moralitas politik.
Golkar Zaman Baru harus lahir kembali bukan sekadar sebagai partai kekuasaan, melainkan sebagai Partai Pelayan Bangsa, sebagai Partai Peradaban.
---
Politik Kepercayaan
Zaman ini menuntut kejujuran dan integritas. Rakyat tak lagi mudah percaya pada janji atau citra, tetapi pada bukti dan keteladanan. Karena itu, Golkar harus kembali ke akar pengabdiannya — menjadi partai yang bekerja, bukan sekadar berbicara; yang melayani, bukan meminta.
> "Kami tidak mencari kekuasaan untuk diri kami, tetapi untuk menegakkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia."
Golkar Zaman Baru harus berani menolak politik uang, menegakkan keadilan, dan membersihkan diri dari praktik korupsi. Kekuasaan tanpa keadilan adalah kesewenangan, dan kekuasaan tanpa integritas adalah pengkhianatan terhadap rakyat.
---
Pembangunan Kedua: Membangun Manusia Indonesia
Pada masa lalu, Golkar dikenal sebagai Partai Pembangunan yang mengawal pembangunan fisik nasional. Kini, semangat itu perlu diperluas dalam Pembangunan Kedua — pembangunan manusia Indonesia yang jujur, cerdas, disiplin, dan berdaya saing global.
Fokus politik pembangunan harus diarahkan pada kualitas pendidikan, pemerataan kesempatan kerja, kemandirian teknologi, dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Golkar harus menjadi pelindung petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM, dan pengusaha muda yang menjadi tulang punggung bangsa.
Inilah bentuk politik peradaban — politik yang bekerja, bukan hanya politik yang berkuasa.
---
Golkar Muda, Golkar Masa Depan
Transformasi hanya akan berhasil bila ditopang oleh energi baru. Golkar perlu memberi ruang nyata kepada generasi muda dalam kepemimpinan partai. Minimal 40 persen posisi strategis di semua tingkatan harus diisi oleh kader muda yang memiliki semangat inovatif.
Untuk menopang hal itu, Golkar perlu membentuk Golkar Institute for Digital Democracy, lembaga riset dan pendidikan politik modern yang akan menjadi pusat inovasi, kebijakan publik, dan kepemimpinan berbasis ilmu pengetahuan.
Zaman baru tidak bisa dijalankan hanya dengan insting politik — melainkan dengan pengetahuan, integritas, dan kesungguhan.
---
Golkar Sebagai Rumah Peradaban
Golkar harus menempatkan dirinya bukan semata mesin elektoral, melainkan rumah besar bagi pembinaan moral, pendidikan politik, dan penguatan budaya nasional. Partai ini harus hadir di semua ruang kehidupan — di desa dan kota, di pesantren dan kampus, di sawah maupun ruang digital.
Golkar Zaman Baru harus menjadi teman rakyat, bukan penguasa rakyat. Ia harus menanamkan kembali nilai-nilai luhur bangsa: gotong royong, kerja keras, dan cinta tanah air.
---
Seruan Kebangkitan
Zaman kini keras, tetapi juga memanggil mereka yang tulus dan berani. Golkar harus menegaskan kembali jati dirinya sebagai penjaga cita-cita bangsa.
> "Kami bukan partai masa lalu — kami penjaga cita-cita besar bangsa."
"Kami tidak mencari kekuasaan untuk berkuasa — kami mencari kekuasaan untuk mengabdi."
"Kami percaya, politik adalah jalan suci untuk melayani rakyat dan membangun peradaban."
Golkar Zaman Baru harus menjadi cahaya di tengah gelapnya politik transaksional — menegakkan kembali kehormatan politik dan memulihkan kepercayaan rakyat melalui kerja nyata dan keteladanan moral.
---
Penutup: Dari Golkar Lama ke Golkar Zaman Baru
Setiap zaman memiliki tantangannya, dan setiap partai besar memiliki tanggung jawab untuk beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya. Kini saatnya Golkar berpindah dari masa lalu menuju masa depan — dari Partai Struktur menuju Partai Peradaban, dari Partai Kekuasaan menuju Partai Kepercayaan, dari Partai Lama menuju Partai Masa Depan.
Golkar Zaman Baru berakar pada sejarah, tumbuh dengan ilmu pengetahuan, dan berbuah karya nyata bagi bangsa.
> "Bangsa ini akan besar jika yang kuat melindungi yang lemah, yang pintar membimbing yang sederhana, dan yang tua memberi ruang bagi yang muda."
Itulah semangat Golkar Zaman Baru — semangat untuk menghidupkan kembali roh zaman Indonesia 2025–2030, memperkokoh Partai Golkar sebagai pondasi kehidupan berbangsa yang menjunjung nilai-nilai luhur Pancasila.
Dirgahayu ke-61 Tahun Partai Golkar — Golkar Solid, Indonesia Maju!
Bersama Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal M. Sarmuji.
Lantik Ratusan Pejabat, Bupati Ini Regenerasi
kota
Sinyal Kuat dari Pusat SOKSI Sumut AllOut Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1
Politik
Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon
kota
Pembangunan HuntapHuntara Batangtoru Terus Maju, BenihBaik Apresiasi Sinergi Pemkab TapselPTPN IVl Tapanuli Selatansumut24.coUpaya p
News
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Polda Sumut Bahas Reformasi Polri dan Kejaksaan
Politik
Sergai sumut24.co Terkait sengketa lahan seluas sekitar 500 hektare antara masyarakat dengan pihak PTPN IV Regional I Kebun Silau Dunia ya
News
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, da
Wisata
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, da
News
Sergai sumut24.co Pemerintah pusat terus memperkuat komitmen pengembangan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih. Komitmen
News
Medan Di tengah kompleksitas sosial dan kemajemukan etnis Sumatera Utara, nama almarhum H. Syamsul Arifin tetap dikenang sebagai sosok p
Profil