Senin, 23 Februari 2026

Toppis Diminati Masyarakat: Stok Cepat Habis, Harga di Pasaran Menurun

Administrator - Kamis, 16 Oktober 2025 23:18 WIB
Toppis Diminati Masyarakat: Stok Cepat Habis, Harga di Pasaran Menurun
Istimewa

LUBUK PAKAM - Keberadaan Toko Pengendali dan Pantau Inflasi (Toppis) melalui Kios Deli Serdang Sehat yang didirikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dalam menekan laju inflasi, mulai membuahkan hasil.

Baca Juga:

Tolok ukur keberhasilannya, salah satunya bisa dilihat dari stok kebutuhan pokok atau komoditi yang dijual diminati masyarakat. "Respon masyarakat positif ditandai dengan cepat habisnya stok komoditi barang kebutuhan pokok yang dijual di Kios Deli Serdang Sehat" ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Deli Serdang, Putra Jaya Manalu SE MM dalam keterangan resminya, Kamis (16/10/2025).

Tolok ukur keberhasilan lainnya, rinci Kepala Disperindag, harga barang kebutuhan pokok yang dijual di Toppis/Kios Deli Serdang Sehat, lebih rendah dari harga eceran di pasar tradisional, stok komoditi di Toppis selalu tersedia, dan penurunan harga di pasar setelah Toppis mulai beroperasi.

"Contoh di Pasar Deli Tua, harga cabai sebelumnya Rp77 ribu per kilogram, dan hari ini seharga Rp 65 ribu per kilogram," sebut Kepala Disperindag.

Dijelaskan Kepala Disperindag, Toppis Kios Deli Serdang Sehat dilaunching di Pasar Deli Tua, pada Rabu, 8 Oktober 2025 lalu. Sekarang telah berdiri lima Toppis, antara lain di Pasar Deli Tua, Inpres Tanjung Morawa, Pancur Batu, Bakaran Batu dan Delimas, Lubuk Pakam.

"Kelimanya telah menjual barang kebutuhan pokok, di antaranya beras SPHP, MinyaKita, gula pasir, cabai merah dan telur," sebut Kepala Disperindag.

Dalam waktu dekat, Pemkab Deli Serdang kembali akan membuka dua gerai Toppis, yakni di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan dan di Suzuya, Tanjung Morawa.

Kembali, Kepala Disperindag menegaskan, harga jual komoditi di Toppis lebih rendah dari harga di pasaran. Misal di Toppis Deli Tua, untuk beras dijual Rp 56.500/5 kg, sedangkan harga pasaran Rp 70 ribu/5 kg. Untuk harga gula pasir di Toppis Rp16.500/kg, di pasaran seharga Rp17 ribu/kg, dan cabai merah di Toppis dijual seharga Rp 63 ribu/kg, dan di pasaran Rp70 ribu/kg.

Sebelumnya, pada launching Toppis di Pasar Kota Tua (Old Town), Kecamatan Deli Tua, pada Rabu, 8 Oktober 2025, Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan menjelaskan, kehadiran Toppis/Kios Deli Serdang Sehat diharapkan mampu menjadi instrumen pengendali harga bahan pokok, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Semoga langkah ini bisa menstabilkan harga cabai yang masih tinggi," ujar Bupati.

Dengan adanya Toppis/Kios Deli Serdang Sehat, Bupati berharap, harga-harga komoditas, terutama pemicu inflasi bagi Deli Serdang bisa turun dan terkendali serta menjadi pilihan masyarakat.

"Program ini akan berjalan hingga akhir tahun. Sampai keberpihakan para petani kita lebih memilih menjual di pasar-pasar Kabupaten Deli Serdang dibanding pasar yang ada di luar daerah, dan para distributor nakal tersadarkan agar berhenti bermain dengan spekulasi harga melalui penimbunan stok.

Program yang dilakukan Pemkab Deli Serdang akan terus ada hingga Desember. Semoga satu-dua bulan terakhir ini harga dapat terkendali, dengan motto Petani Makmur Masyarakat Sejahtera" pungkas Bupati.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Stabilkan Harga dan Stok, Pemprov Sumut Kembangkan Sentra Cabai Merah di Karo dan Batu Bara
Pemprov Sumut Pastikan Stok Pangan Aman dan Surplus Jelang Ramadan dan Idulfitri
Jelang Nataru, Bupati Asahan Bersama Forkopimda dan TPID Pantau Stok dan Harga Bahan Pokok
Kuota BBM Tidak Berkurang, Panic Buying Penyebab BBM Seolah Langka
Wagub Sumut Pastikan Stok Beras Bulog Cukup untuk Korban Bencana Alam
Berbelanja di Toppis, Komoditi Dijual di Bawah Harga Pasar
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News