Dukung Pelestarian Hutan, PLN Realisasikan Program Rehabilitasi DAS Di Kabupaten Aceh Besar
sumut24.co ACEH BESAR, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) melaksanakan kegiatan Penanaman Rehabil
News
Baca Juga:
Medan – PDI Perjuangan menegaskan tidak ada tempat bagi tindakan rasis di internal partai. Pernyataan ini disampaikan kader PDI Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan, menanggapi pemasangan spanduk berbau rasis di eks kantor DPC PDI Perjuangan Kota Medan yang belakangan memicu polemik.
Menurut Sutrisno, insiden pemasangan spanduk itu tidak perlu ditanggapi secara berlebihan oleh pengurus DPC. Ia menilai, berbalas komentar di media massa justru hanya memperkeruh suasana dan menguntungkan pihak-pihak yang ingin memecah belah partai.
"Sesama pengurus tidak perlu saling berbalas opini di media. Spanduk sampah terlalu kecil untuk dijadikan bahan debat terbuka. Lebih baik fokus mencari pelakunya dan menyerahkannya ke Polrestabes Medan untuk diproses hukum," ujarnya, Kamis (25/9).
Sutrisno menekankan, PDI Perjuangan sebagai partai ideologis tidak pernah memberi ruang bagi isu SARA, apalagi menjadikannya sebagai alat politik. Karena itu, ia mengajukan delapan poin sikap agar persoalan ini segera diselesaikan, di antaranya:
1. Menghentikan saling berbalas komentar di media massa yang hanya memperkeruh suasana.
2. Membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap aktor intelektual dan pelaku lapangan pemasangan spanduk.
3. Menindak setiap kader yang melanggar AD/ART partai dengan sanksi tegas.
4. Membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan guna memastikan pelaku berasal dari internal atau eksternal partai.
5. Memecat kader yang terlibat dalam tindakan rasis dan melanjutkan proses hukum.
6. Mengevaluasi keterkaitan kasus dengan Konpercab partai, termasuk mencopot calon yang terbukti terhubung dengan pelaku.
7. Memberi sanksi bagi kader yang bermain peran sebagai korban (playing victim) untuk mencari simpati politik.
8. Menindak kader yang bersembunyi di balik kecaman publik, padahal terlibat dalam aksi rasis tersebut.
"PDI Perjuangan membuka ruang partisipasi dalam demokrasi, tetapi tidak memberi ruang bagi pemikiran dan tindakan yang mempertentangkan suku, agama, ras, dan antargolongan. Kompetisi politik adalah keniscayaan, tetapi menggunakan sentimen SARA adalah pengkhianatan," tegas Sutrisno.
Dengan sikap ini, Sutrisno berharap agar seluruh kader tetap solid, tidak terjebak provokasi, dan fokus menjaga marwah PDI Perjuangan sebagai partai ideologis yang telah teruji dalam perjalanan bangsa.rel
sumut24.co ACEH BESAR, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) melaksanakan kegiatan Penanaman Rehabil
News
sumut24.co TANJUNGBALA, Komitmen memperkuat pembinaan umat dan syiar Islam di Kota Tanjungbalai terus digaungkan.Hal itu terlihat saat Wali
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kecamatan Tanjungbalai
News
sumut24.co Tanjungbalai, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kecamatan Teluk Nibun
News
sumut24.co BALIGE, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah bersama Perangkat Daerah Kabupaten Toba melaksanakan pembongkaran satu unit bangunan ya
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027. Penyusunannya dilaksanakan melalu
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Bulan Suci Ramada
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbalai Ni
News
sumut24.co MedanMedan PT Bank Sumut menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus meresmikan renovasi Masjid Al Fa
Ekbis
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
kota