Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
kota
Baca Juga:
Labuhanbatu Utara – Aroma busuk dugaan korupsi kian menyengat di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara (LPPN) mengungkap adanya kejanggalan serius dalam penggunaan anggaran di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) tahun anggaran 2019. Hasil kajian dokumen menunjukkan, sedikitnya Rp 1,6 miliar anggaran publik diduga raib tanpa pertanggungjawaban yang jelas.
SPPD Fiktif Jadi Sorotan
Dalam laporan yang ditujukan ke Kapolda Sumatera Utara, LPPN menuding kuat adanya praktik SPPD fiktif dan mark-up kegiatan. Modus ini disebut kerap digunakan untuk "menguras" anggaran belanja tidak langsung.
"Dari total anggaran Rp 8,239 miliar, hanya Rp 6,631 miliar yang bisa dipertanggungjawabkan. Selisih Rp 1,607 miliar tidak jelas peruntukannya, dana tersebut kami duga raib," demikian kutipan laporan resmi LPPN.
Kegiatan Janggal & Angka Fantastis
Rincian anggaran memperlihatkan pola yang mencurigakan:
Administrasi kantor & program KB menghabiskan Rp 3,954 miliar atau 95% dari anggaran Rp 4,152 miliar. Besarnya realisasi dengan angka hampir penuh ini dinilai janggal.
Pemasangan kontrasepsi terealisasi Rp 297,2 juta dari Rp 343 juta (86,66%).
Pembinaan pelayanan KB/KR hanya Rp 34,4 juta dari Rp 40,5 juta (85,03%), namun diduga "dibengkakkan" dengan angka fiktif.
Pengembangan pusat informasi & konseling remaja (KKR) menyedot Rp 128,1 juta dari Rp 128,7 juta (99,54%). Kegiatan ini dinilai tidak masuk akal, bahkan sebagian disebut fiktif.
"Beberapa kegiatan kami nilai hanya formalitas. Anggarannya nyaris habis, tapi dampaknya minim di lapangan. Ini indikasi mark-up bahkan fiktif," sebut LPPN.
Nama Kadis Terseret, Kini Menjabat di Pemprovsu
Dokumen itu juga menyinggung nama Muhammad Suib, yang kala itu menjabat Kepala Dinas P2KB sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Dialah yang bertanggung jawab penuh atas realisasi program.
Ironisnya, meski LKPJ mencatat sejumlah kejanggalan, karier Suib justru terus menanjak. Usai menjabat Kadis P2KB Labura, ia kini dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Asisten Administrasi Umum di Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Setdaprov Sumut).
Sumber internal birokrasi menyebut, lonjakan karier tersebut tak lepas dari peran pentingnya dalam mengawal sukses Pilgubsu yang diduga ikut melapangkan jalannya untuk pindah ke level provinsi.
"Kasus ini tidak bisa dipisahkan dari dinamika politik. Ada indikasi reward politik yang membuat pejabat dengan rekam jejak janggal justru naik kelas ke provinsi," ujar sumber tersebut.
Ujian Serius Bagi Penegak Hukum
LPPN mendesak aparat hukum tidak diam. "Kapolda Sumut melalui Dirreskrimsus wajib segera mengusut kasus ini. Supremasi hukum dipertaruhkan. Jangan biarkan uang rakyat Rp 1,6 miliar lenyap tanpa jejak," tegas laporan itu.
Bagi publik, kasus ini bukan sekadar soal administrasi anggaran. Jika benar terbukti, dugaan korupsi Dinas P2KB Labura adalah potret buram bagaimana birokrasi daerah kerap dijadikan alat politik dan jalan pintas bagi karier pejabat tertentu.
Kini, semua mata tertuju ke aparat penegak hukum: beranikah mereka mengusut kasus yang bukan hanya melibatkan uang rakyat, tetapi juga beririsan dengan kepentingan politik lokal dan provinsi?.
Sementara itu Asisten Administrasi Umum di Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Setdaprov Sumut).M Suib dikonfirmasi belum memberikan jawaban soal kasus tersebut.tim
Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
kota
Pemko Pematangsiantar dan Kemenkum Sumut menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah
kota
Melampaui Sekat NegaraBangsa Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
kota
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
kota
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
News
Momen Kebangsaan Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai
News
Medan sumut24.co Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggara
kota
HUT RI ke81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba AntarOPD
kota
Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT Kami Siap Berkolaborasi
News
Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
kota