GABSI Sumut Seleksi Atlet Menuju Kejuaraan Asean 2026
GABSI Sumut Seleksi Atlet Menuju Kejuaraan Asean 2026
kota
Baca Juga:Oleh: H. Syahrir Nasution, SE, MM
Manado – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menegaskan hilirisasi dan industrialisasi sebagai kunci strategis untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Gagasan ini disampaikan dalam Sidang Pleno ke-XXIV dan Seminar Nasional ISEI 2025 di Manado, Sulawesi Utara, yang juga menghasilkan lima pilar utama arah program kerja ISEI periode 2024–2027.
Kelima pilar itu meliputi stabilisasi ekonomi dan keuangan, hilirisasi dan industrialisasi, ketahanan pangan, transformasi digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Ketua Umum ISEI Pusat yang juga Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan hilirisasi tidak hanya sekadar menambah nilai tambah produk, tetapi merupakan fondasi struktural untuk membangun ekonomi nasional yang tangguh dan berdaya saing global.
Namun, pertanyaan besar muncul: mampukah lima pilar itu direalisasikan secara simultan? Hilirisasi dan industrialisasi, misalnya, membutuhkan kesiapan SDM yang kuat, sementara tenaga kerja Indonesia masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Persoalan regulasi ketenagakerjaan juga menjadi catatan penting. UU Ketenagakerjaan dinilai belum sepenuhnya memberikan ruang optimal bagi pemberdayaan tenaga kerja dalam mendukung industrialisasi. Tanpa reformasi regulasi dan peningkatan kapasitas SDM, program hilirisasi dikhawatirkan hanya berhenti sebagai jargon pembangunan.
Selain itu, sinkronisasi antar-pilar juga menjadi tantangan. Transformasi digital harus sejalan dengan peningkatan kualitas SDM, sementara ketahanan pangan membutuhkan dukungan industrialisasi dan stabilitas ekonomi. Tanpa keterpaduan, kelima pilar tersebut bisa berjalan parsial dan tidak efektif.
Sidang Pleno ISEI kali ini memang membuka optimisme, namun juga menuntut kewaspadaan. Visi Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai jika konsep hilirisasi, industrialisasi, dan transformasi digital benar-benar dijalankan dengan strategi yang konkret, berkesinambungan, dan berpihak pada kepentingan bangsa.
Indonesia membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar narasi. Pertanyaannya, apakah lima pilar ISEI ini benar-benar bisa menjawab tantangan masa depan, atau hanya menambah daftar janji yang sulit diwujudkan?.***
GABSI Sumut Seleksi Atlet Menuju Kejuaraan Asean 2026
kota
Banjir Terjang Hapesong Baru Tapsel, Polisi, TNI dan BPBD Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga
News
Begal dan Premanisme Jadi Incaran, Timsus Serigala Sakti Sisir Padang Lawas hingga Dini Hari
kota
Kembali Bergulir Pelantikan Eselon II/b, III/a, III/b, dan Eselon IV di Pemerintah Kabupaten Solok
News
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus 2 Pentolan Geng Motor8 Butir Ekstasi Disita
News
Kementerian UMKM Apresiasi Bank Sumut Dukung Pemulihan UMKM Pascabencana di Sumatera Utara
News
MEDAN Setelah digelar selama satu bulan lebih, akhirnya turnamen Badminton ke 2 Tahun 2026 PB Mitra Sporty Medan ditutup, Sabtu (24/10/202
Sport
BATALYON PARAKO 463 PASGAT GELAR KORPASGAT CHARITY RUN DALAM RANGKA HUT KE79 KORPASGAT
News
Andar Amin Harahap Apresiasi Antusiasme Masyarakat Rayakan HUT ke62 Golkar di Lapangan Merdeka Medan
News
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
News