8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:Jakarta – Kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara yang menjerat mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting, terus melebar. Kini, sorotan publik mengarah pada lingkaran dekat Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang diduga ikut terlibat dalam pusaran kasus tersebut.
- Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Lahan PTPN II Diajukan Banding, Dugaan Kebocoran Ratusan Miliar PAD Deliserdang Kian Mengemuka
- Garuda Muda Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 Usai Tundukkan Vietnam 2-1
- Sinergi Pemimpin Daerah: Bobby Nasution dan Bupati Taufik Zainal Abidin Padati Stadion Utama Sumut, Nobar Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar
Azmi Hadli, Koordinator Komite Aksi Mahasiswa Anti-Korupsi (KAMAK), mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar serius menelusuri keterlibatan lima sosok yang disebut-sebut sebagai bagian dari "circle" Bobby. Mereka adalah Dedi Rangkuti, Muryanto Amin, Ardian Surbakti, Firsal Dudi Mutyara, dan Samuel Nababan.
"Publik menduga ada pola sistematis dalam proyek-proyek PUPR di Sumut. KPK jangan berhenti di Topan Ginting, tapi harus berani membuka keterlibatan lingkaran dekat Bobby Nasution," ujar Azmi Hadli, yang juga Ketua Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHI) sekaligus Kornas KAMAK, di Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Lima Nama dalam Sorotan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelima nama yang diduga masuk lingkaran Bobby memiliki peran strategis di pemerintahan maupun BUMD:
Dedi Rangkuti: sudah diperiksa oleh penyidik KPK terkait kasus Topan Ginting.
Muryanto Amin: Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), dipanggil KPK namun mangkir dari pemeriksaan.
Ardian Surbakti: Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sumut, BUMD strategis daerah.
Firsal Dudi Mutyara: Komisaris Utama Bank Sumut, lembaga keuangan daerah yang kerap jadi sorotan.
Samuel Nababan: disebut-sebut sebagai "pemegang kas" Bobby Nasution yang mengelola urusan keuangan non-formal lingkaran dekat gubernur.
Desakan Investigasi Mendalam
Menurut Azmi, penetapan Topan Ginting sebagai tersangka hanyalah "puncak gunung es". Ia menilai kasus ini memiliki pola yang lebih besar terkait dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan anggaran APBD Sumut, terutama di proyek-proyek PUPR.
"Para pejabat yang diangkat diduga ikut andil dalam pemenangan Bobby pada Pilgubsu, dan muncul sebagai bentuk balas jasa politik. Ini harus dibuka tuntas oleh KPK," tegas Azmi.
Hingga kini, Gubernur Sumut Bobby Nasution maupun kelima nama yang disebut sebagai bagian dari "circle" tersebut belum tersentuh proses hukum.red2
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport