Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas
Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas
News
Baca Juga:
Kasus Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin, menjadi potret telanjang bagaimana jabatan akademik bisa menjadi alat kompromi. Plagiarisme yang seharusnya mencederai integritas akademik, justru seakan dihapus begitu saja ketika "karpet merah" digelar untuk mengukuhkan posisinya. Tidak heran bila publik membaca penunjukannya sebagai rektor bukan melalui mekanisme seleksi murni, melainkan lewat "restu politik".
Kritik makin tajam ketika nama Bobby Nasution—menantu Presiden Jokowi yang juga Wali Kota Medan kala itu—disebut-sebut dalam pusaran dukungan. Dugaan adanya hubungan patronase politik memperlihatkan bagaimana universitas negeri bisa terjebak dalam lingkaran kekuasaan. Alih-alih menjadi benteng moral, kampus justru tunduk pada permainan politik praktis.
Ironisnya, hal ini telah menciptakan rasa kecewa mendalam di kalangan masyarakat Mandailing. Mereka merasa harga diri dan martabatnya tergerus oleh sikap elit politik lokal yang menggadaikan prinsip demi kedekatan dengan kekuasaan. Masyarakat yang mestinya bangga dengan capaian akademik, justru dihadapkan pada fakta bahwa rektor mereka diduga berdiri di atas fondasi plagiarisme dan kompromi politik.
Di sinilah relevansi KASN diuji. Apakah lembaga ini hanya sekadar stempel legalitas bagi proses-proses politis, atau benar-benar menjadi pengawas integritas birokrasi dan akademik? Jika KASN diam, maka publik berhak menilai bahwa lembaga ini hanya formalitas yang tak lebih dari macan kertas.
Universitas negeri bukan milik pemerintah semata, melainkan milik bangsa. Ia seharusnya menjadi mercusuar moral, bukan panggung politik transaksional. Ketika rektor terpilih dengan mengabaikan etika dan integritas, maka yang hancur bukan hanya reputasi pribadi, melainkan masa depan generasi yang belajar di dalamnya.
Moral akademik tidak bisa ditebus dengan karpet merah kekuasaan.
Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas
News
sumut24.co MedanPerumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melalui program Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution terus memperkuat
Umum
Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.
kota
sumut24.co ASAHAN, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, memimpin rangkaian kegiatan Bhakti Sosial Keagama
News
Medan sumut24.co Kawasan Pasar Kampung Lalang di Kecamatan Medan Sunggal sering terlihat semrawut dan macet, jadi sorotan tajam karena akt
kota
sumut24.co ASAHAN , Sebanyak 16 relawan Satuan Pelayanan Pemenangan Gizi (SPPG) Mekar Sari di Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, meras
News
Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
kota
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., secara resmi mengukuhkan seluruh mahasiswa ba
kota
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi
kota
sumut24.co SERGAI, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung d
News