KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
Acara ini diikuti sebanyak 714 mahasiswa baru yang siap mengawali perjalanan akademik mereka. Salah satu momen yang paling berkesan dalam kegiatan tersebut adalah hadirnya Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., yang tampil sebagai pemateri sekaligus narasumber utama.
Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Rektor IPTS Dr. H. Zulfadli M.Pd, para Wakil Rektor, pimpinan fakultas, dosen, hingga panitia pelaksana PKKMB.
Kehadiran pihak kepolisian melalui Kapolres bersama jajaran Sat Binmas Polres Padangsidimpuan menambah nilai penting bagi mahasiswa baru dalam memahami wawasan kebangsaan sejak dini di bangku kuliah.
Dalam pemaparannya, Kapolres menekankan pentingnya pemahaman empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk memahami konsep pelajar Pancasila yang tidak hanya cerdas dalam akademik, tetapi juga beriman, berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan keberagaman global.
Selain itu, Kapolres menyoroti pentingnya upaya pencegahan terhadap intoleransi, radikalisme, dan penyebaran ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Beliau juga mengingatkan mahasiswa tentang hak dan kewajiban dalam bela negara yang harus dilandasi cinta tanah air serta kesadaran sebagai warga negara yang baik.
Tidak kalah penting, mahasiswa juga diajak memahami manajerial dan kepemimpinan, yang merupakan bekal utama dalam mengelola organisasi kampus maupun berkontribusi di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna memberikan pesan mendalam kepada mahasiswa baru IPTS.
"Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa. Kalian bukan hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Tantangan global saat ini menuntut kita semua untuk kritis, kreatif, namun tetap berpegang pada nilai-nilai luhur bangsa. Jadilah mahasiswa yang mampu menjaga persatuan, menolak paham radikal, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat serta negara," tegasnya.
Pernyataan ini disambut hangat oleh mahasiswa baru. Banyak dari mereka merasa mendapatkan motivasi serta bekal penting yang akan berguna, tidak hanya selama menjalani kehidupan kampus, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat di masa depan.
Acara PKKMB IPTS 2025/2026 dengan kehadiran Kapolres Padangsidimpuan sebagai narasumber pun sukses meninggalkan kesan positif.
Materi yang disampaikan memberikan pemahaman bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun jati diri, rasa nasionalisme, serta kepemimpinan.zal
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News