Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Baca Juga:
- Kapolri Pantau Kamtibmas Nasional dari Medan, Pastikan Arus Mudik 2026 Kondusif
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
- Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim: Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
Sukabumi - Ketua Satgas Nasional Himpunan Masyarakat Tani Indonesia (HMTN-MP) Budi Ilham Nasution mengatakan, gebrakan yang dilakukan oleh pemerintah Sukabumi melaksanakan tanam jagung merupakan motivasi. Motivasi tingkat tinggi, mandiri dan antara masyarakat, instansi terkait saling bersinergi dengan pemerintah.
Artinya komunikasi ini harus terus berjalan. Apalagi kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres yang diwakili oleh Kapolsek, Dandim dan pemerintah bagaimana agar gebrakan program tanam jagung ini terus ditingkatkan dan kerjasama yang baik dengan pemerintah agar bisa pembangunan dan kesejahteraan masyarakat petani akan lebih baik, kata Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Budi Ilham Nasution didampingi Ketum HMTN-MP Asril Aska, Dandim Sukabumi dan Juga Kapolsek Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (24/8/2025) dihadapan masyarakat Petani usai melakukan penanaman jagung .
"Kalau Pertahanan Pangan Kita Kuat, Maka Ekonomi Kita Mapan. Ekonomi yang kuat pastinya masyarakatnya juga sejahtera," tegas Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Budi Ilham Nasution.
Lebih lanjut dijelaskan Ketua Satgas, persoalan kesejahteraan kepada masyarakat itu yang paling utama dan diutamakan. Dalam hal ini Pemerintah bukan tidak mampu, atau kami dari HMTN-MP juga bukan tidak mampu. Semuanya mampu, kalau kita bekerjasama dengan baik, membuat satu laporan yang terbaik, dan kami menelitinya dengan baik. Kenapa? Karena, situasi pangan yang terjadi sekarang ini sifatnya hanya satu. Yaitu gebrakan yang dilakukan Sukabumi ini kan motivasi, motivasi tingkat tinggi, mandiri dan saling bersinergi dengan pemerintah, penuh dengan kehatian-kehatian itu tidak perlu ditakutkan.
"Artinya komunikasi harus berjalan adanya kerjasama tingkat tinggi kita di dalam pemerintahan bagaimana membangun kekuatan di dalam pangan untuk Republik. Apalagi Sukabumi yang kami datangi ini.
Jadi kita sudah kasih contoh yang terbaik tadi. Begitu dia geluh, kita sambut. Udah, begitu nanti geluh, kita sambut. Kenapa kita mampu untuk menyambut itu? Karena kita punya kemampuan untuk memotivasi bahwa masyarakat yang perlu dibantu, ya kita bantu," ujar Ketua Satgas Nasional HMTN-MP yang akrab disapa dengan bang Budi.
Dikatakan bang Budi, yang penting masyarakat yang luas yang banyak tadi di Sukabumi tadii intinya betul untuk ketahanan pangan. Jangan mengharapkan dia maaf cakap jangan mengharapkan tahan-tahanan.
Selama yang kita hadapi saya investigasi, saya rasa ribuan orang yang berhadapan dengan saya yang berargumentasi. Tapi dengan tenang kita menghadapi bahwa kehidupan itu adalah titisan ciptaan yang maha kuasa.
Kita saling menjaga lingkungan, lingkungan itulah yang perlu kita atasi. Tadi dapat kita lihat kalau Dandim, Kapolsek juga ikut turun menanam jagung, segala sesuatunya kita bersama-sama di lapangan, itu membuktikan. Bahwa HMTN-MP itu kerjasama di lingkungan, yang posisinya seharusnya pemerintah punya peran besar di dalam, akan tetapi, dengan keberadaan HMTN di dalam lebih besar lagi artinya pemerintah mempedulikan masyarakat di lingkungannya.
"Jadi tugas kita sebagai Satgas, apa yang dikatakan Ketum tadi. Saya akan coba bekerjasama di dalam internal, di wilayah,," terang bang Budi.
Kalau di Jawa Barat ini saya gak asing kalau untuk Jawa Barat, saya sudah cukup dikenal di Jawa Barat ini. Karena saya kenalkan aja bahwa saya pemain bola,. Jadi Jajang Nurjaman itu kawan saya main bola. Kalau dia tahu saya disini, pasti datang dari kemari.
Oleh karena itu, kita akan ber-sinergi, berjalan, membantu, melaksanakan bagaimana kemampuan kita untuk mengatasi persoalan pupuk. Itu inti utama. Inti kedua yang tadi sudah saya sebutkan, ketiga sudah saya sebutkan, apapun yang terjadi, pertahanan adalah, semuanya adalah ekonomi. Kalau ekonomi kita mapan, pertahanan pangan kita akan kuat.
Jadi jangan kita berbicara, tanah di sana seribu hektare, duitnya gak ada. Untuk apa? Mau tanam apa? Betul gak Bu? Iya, yang sekarang kita duduk bersama kan ceritanya kan itu kan?
Tanah kami banyak Pak, di mana? Gunung kan kita bisa kita hancurkan gunung gitu. Setelah hancur, mau tanam apa? Gak ada, ekonominya gak ada. Jadi kita bergabung. Bergabunglah bersama, dengan kemampuan saya, dengan Ketum, dengan Pak Dandim dengan Pak Kapolsek, kita bangun bersama mudah-mudahan ada titik terang ntuk membackup kita di ketahanan pangan ini yang sudah saya coba dan saya sudah teken MOU. Artinya pemerintah boleh memulai, kami juga boleh muliai pemerintah. Bersatu kami untuk membangun bangsa ini, akhir Ketua Satgas. Rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota
Camat Medan Amplas Pimpin Upacara di TPI, Bagikan 640 Bingkisan untuk Siswa
kota
Pengamat Kritik Keras Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
kota
Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD,Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut
kota