Bupati Bersama Kapolres Pakpak Bharat Menanam Jagung Di Lahan Masyarakat
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama masyarakat desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang J
News
Baca Juga:
Pengisian jabatan strategis di instansi teknis tak cukup hanya mengandalkan kemampuan manajerial atau administratif semata. Dibutuhkan sosok yang tidak hanya mampu mengelola birokrasi, tapi juga memiliki keahlian teknis untuk menganalisis, mengarahkan, dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan—khususnya di bidang infrastruktur, kata Sutrisno Pangaribuan sesepuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara kepada wartawan saat dimintai komentarnya, Selasa(5/8).
Penempatan pejabat yang tidak sesuai dengan keilmuan bidangnya, seperti di Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan, justru berisiko besar menciptakan kesalahan dalam pengambilan keputusan serta membuka peluang penyalahgunaan anggaran.
Sudah saatnya prinsip meritokrasi dan profesionalitas ditegakkan. Reformasi birokrasi akan sulit tercapai jika jabatan teknis terus diisi oleh figur yang tidak kompeten secara substansi, hanya karena alasan kedekatan atau loyalitas, tegas Sutrisno ex anggota DPRD Sumut lagi.
Pasalnya dugaan praktik korupsi di Sumatera Utara diyakini sulit diberantas secara tuntas. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah sistem perekrutan pejabat yang dinilai tidak layak dan jauh dari prinsip profesionalitas.
Alih-alih sejumlah pejabat justru diduga dipilih karena kedekatan emosional dengan atasan. Penempatan berbasis hubungan personal ini membuka celah besar bagi terjadinya penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi di tubuh birokrasi pemerintahan Sumut.
Kondisi ini memperlemah daya tahan institusi dalam menghadapi tantangan pembangunan, serta memperburuk kepercayaan publik terhadap kinerja aparatur negara di daerah tersebut.
Sebagaimana diketahui, Plt Kadis PUPR Pemprovsu Hendra Dermawan Siregar jelas bukan memiliki ilmu tehknis sipil, ungkap Sutrisno.
Begitu juga Kadis Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, yang tidak memiliki dasar akademik di bidang pendidikan. Keduanya merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), bukan lulusan bidang spesifik yang seharusnya menopang jabatan teknis yang kini mereka duduki.
Lanjut Sutrisno mengatakan, penunjukan pejabat yang tidak relevan dengan tugas pokok dan fungsi instansinya ini menimbulkan pertanyaan besar. Gubernur Sumut Bobby Nasution pun diduga turut andil dalam menciptakan situasi yang rawan penyalahgunaan wewenang, dengan menempatkan figur-figur yang dinilai tidak kompeten secara teknis, bebernya.
Akibatnya, para pejabat ini diyakini tak memiliki pemahaman yang memadai mengenai seluk-beluk teknis pembangunan infrastruktur maupun pengelolaan sistem pendidikan. Situasi tersebut membuka peluang besar terjadinya celah-celah korupsi, karena lemahnya kontrol dan pemahaman terhadap pelaksanaan program kerja yang berbasis teknis.
Hingga berita ini sangat disayangkan kedua pejabat saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/8) tak merespons panggilan selulernya.red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama masyarakat desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang J
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI Atas Kine
News
Board of Peace Diplomasi Realistis Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Global Oleh Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.(Mahasiswa Doktoral Ilmu
Profil
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
kota
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
kota
Banda Aceh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim
News
Ketua MPC PP Kota Medan Berikan THR Untuk Ketua & Sekretaris Ranting Pemuda Pancasila se Kota Medan
Kota
Rico Waas Ajak Golkar, Pemuda Pancasila, dan Komunitas Kickboxing Jaga Kondusivitas Medan
kota
Jakarta,Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai tradisi mudik bersama yang difasilitasi perusahaan bukan sekadar kegiatan rutin jela
Info