Pertama di Sumut, Kadus di Deli Serdang Terima Insentif Pemungutan Pajak
Pertama di Sumut, Kadus di Deli Serdang Terima Insentif Pemungutan Pajak
kota
Baca Juga:
MEDAN— Suasana peliputan di Balai Kota Medan pada Rabu (16/7/2025), mendadak memanas. Hal ini dipicu oleh aksi Rio Adrian Sukma, Sekretaris DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Medan merangkap tenaga ahli di lingkungan Pemko Medan, yang diduga menghalangi kerja jurnalis. sehingga seperti nya Rio tidak menghargai Ketum Nasdem yang juga seorang Wartawan kawakan dan senior sehingga jelas Rio sudah mencoreng nama baik Ketum Nasdem Surya Paloh pemilik Media ternama.
Insiden terjadi saat jurnalis tengah merekam momen santai Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang menandatangani dokumen di atas pundak stafnya, sebelum beranjak menuju mobil. Tiba-tiba, Rio Adrian menghampiri dan membentak wartawan dengan nada tinggi.
"Kau mau ngapain, mau ngapain?" ujat Rio dengan nada membentak kepada wartawan Harian Tribun Medan, Dedy Kurniawan, sembari mencoba menghalangi proses peliputan yang tengah berlangsung.
Dedy Kurniawan yang merasa diintimidasi, membalas dengan mempertanyakan sikap Rio.
"Kamu siapa? Kenapa nadamu tinggi? Kenapa menghalangi media? Saya ini wartawan yang meliput di Pemko Medan," sahutnya dengan nada tegas.
Situasi sempat memanas sebelum akhirnya seorang anggota Satpol PP yang bertugas di balai kota mencoba meredam ketegangan dengan menenangkan kedua pihak. Sementara Rio terlihat masih menggerutu dan berbicara dengan nada tinggi.
"Sudah, sudah ya, bang," ujar petugas Satpol PP sambil merangkul wartawan yang dihalangi.
Peristiwa ini mengganggu suasana peliputan yang sebelumnya berlangsung kondusif. Sebelumnya, Wali Kota Rico Waas sempat melayani wawancara secara santai dengan wartawan. Ia menjawab sejumlah pertanyaan terkait seleksi terbuka empat jabatan eselon II serta isu pejabat kecamatan dan kelurahan yang dikabarkan kembali aktif meski sebelumnya bermasalah.
"Saya pastikan itu tidak benar. Tidak ada yang kembali aktif. Saya langsung tanya ke Kak Habibie (Plt Kepala Inspektorat). Isu di TikTok itu tidak akurat, seolah-olah tajam ke camat saja. Coba pastikan kembali ke Kak Habibie," tegas Rico yang juga politisi muda Partai NasDem Sumut ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Rio Adrian Sukma terkait insiden tersebut. Namun, sejumlah jurnalis yang ikut dalam wawancara tersebut menilai tindakan menghalangi kerja wartawan merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. red2
Pertama di Sumut, Kadus di Deli Serdang Terima Insentif Pemungutan Pajak
kota
Bupati dan Wakil Bupati Tampung Aspirasi Petani dan Peternak di Percut Sei Tuan
kota
DPAC Pendawa Kecamatan Patumbak Gelar Rapat Kerja di Maripro, Deli Serdang
kota
Tindak Tegas Knalpot Brong, Polres Samosir Musnahkan 117 Knalpot Hasil Razia
kota
Bank Sumut Serahkan CSR Rp 4,46 Miliar Perkuat Penanganan Bencana di Sumut
kota
Pelantikan Pengurus FORWAKA Medan Periode 2026&ndash2028, Irfandi Perkuat Sinergi Pers dan Aparat Penegak Hukum
kota
RPK Langkat Resah, Bermohon Kebijakan Terbaik dari Pimpinan Bulog Medan
kota
Di Antara Zikir dan IUP Perebutan Ruang Hidup di Beutong Ateuh
kota
Mitigasi Trauma Sosial Eks Santri Ndolo KusumoSediakan Posko Aduan dan Pendampingan Psikologis
kota
Kanwil DJKN Sumut dan Kejati Sumut Jalin Kerja Sama Percepatan Pemulihan Aset Negara
kota