Medan – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Kabupaten Langkat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara hari ini, Kamis (3/7/2025). Aksi yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB ini menuntut agar aparat penegak hukum segera menangkap mafia per
tambangan
galian C non-logam di Desa Sei Litur Tasik, Ke
camatan Sawit Seberangan, Kabupaten Langkat.
Aksi unjuk rasa yang diikuti sekitar 20 orang massa ini berjalan di bawah pengamanan ketat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Utara yang mengerahkan 40 personel. Aparat memastikan jalannya aksi berlangsung tertib dan tidak mengganggu fasilitas umum.
Sutoyo, S.H., selaku koordinator lapangan aksi, menyatakan bahwa aktivitas per
tambangan ilegal ini telah merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar. "Kami mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk serius menangani kasus ini. Mafia
tambang harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Sutoyo.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menyiapkan perwakilan untuk menerima aspirasi massa. Pejabat yang ditugaskan sebagai piket penerima unjuk rasa antara lain Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, dan Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan massa sedang melakukan dialog dengan pihak pemerintah provinsi untuk menyampaikan tuntutan mereka se
cara langsung. Aksi unjuk rasa diperkirakan akan berlanjut hingga sore hari.red2
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News