Jenderal Bintang Empat Dikaitkan Isu Penyadapan, Pengamat Minta Kapolri Bicara Terbuka
Jenderal Bintang Empat Dikaitkan Isu Penyadapan, Pengamat Minta Kapolri Bicara Terbuka
News
Baca Juga:
- Pesan Tegas Bupati Madina Saipullah Nasution untuk Mahasiswa: Jangan Cuma Andalkan Jabatan!
- Andar Amin Harahap Apresiasi Antusiasme Masyarakat Rayakan HUT ke-62 Golkar di Lapangan Merdeka Medan
- Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045
Tradisi ini bukanlah hal baru bagi warga Mandailing Natal. Pawai obor telah lama menjadi bagian dari cara masyarakat menyambut momen penting dalam kalender Islam, baik itu 1 Muharram maupun malam takbiran Idul Fitri.
Namun, khusus di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, tradisi ini telah digelar secara konsisten selama tiga tahun terakhir, dan setiap tahun semakin banyak partisipan yang terlibat.
Dengan obor menyala di tangan, ratusan peserta yang mayoritas terdiri dari anak-anak hingga remaja, menyusuri rute yang dimulai dari Simpang Kantor Camat hingga Desa Maga Lombang. Sepanjang perjalanan, mereka melantunkan salawat dan takbir, menciptakan nuansa religius yang kuat sekaligus penuh kebersamaan.
Menurut Tan Gozali, salah satu warga yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, semangat masyarakat untuk melestarikan pawai obor sangat luar biasa.
"Mudah-mudahan tahun depan pesertanya bisa lebih ramai lagi dan bisa diikuti oleh seluruh desa di Kecamatan Lembah Sorik Marapi. Ini bukan sekadar pawai, tapi ajang silaturahmi dan bentuk kecintaan kita terhadap nilai-nilai Islam," ujarnya.
Pawai obor tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tapi juga mengandung filosofi mendalam. Obor yang menyala di malam hari menjadi simbol cahaya ilmu, petunjuk dalam kegelapan, serta harapan baru di tahun hijriah yang baru. Tak heran jika kegiatan ini sangat dinanti, terutama oleh generasi muda.
Camat Lembah Sorik Marapi, dalam keterangannya, mengapresiasi inisiatif dan antusiasme masyarakat yang tetap menjaga tradisi ini.
"Pemerintah kecamatan tentu sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Pawai obor bukan hanya budaya, tapi juga bagian dari edukasi agama bagi generasi penerus. Walaupun hampir semua desa punya kegiatan masing-masing, ketiga desa ini memilih merayakannya bersama, dan itu sangat membanggakan," ucapnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antarwarga desa, serta menjadi momentum refleksi dan penyegaran spiritual dalam menyambut tahun baru Islam. Dukungan dari pemerintah kecamatan menjadi penyemangat tersendiri bagi warga agar terus menjaga dan melestarikan budaya keislaman yang sarat makna ini.Rozi
Jenderal Bintang Empat Dikaitkan Isu Penyadapan, Pengamat Minta Kapolri Bicara Terbuka
News
DIDUGA HIMPUN DANA PULUHAN MILIAR BERKEDOK BMT AMANAH MANDIRI SUNGGAL, OKNUM EKS KETUA MUHAMMADIYAH DAN DIREKTUR ARIF DISOROT!
News
Deklarasi Maju Calon Ketua PWI Sumut 20262031, Farianda Putra Sinik Siap Jadi Parhobas Didukung Wartawan Senior
News
Polda Sumut Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, Empat Tersangka dan Kerugian Negara Rp5,03 Miliar
News
SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Bupati, Pelantikan Dirangkai Maulid dan Penganugerahan Tokoh
News
JMSI Tabagsel Desak 5 Polres Perketat Pengawasan Vape, Ucok Rizal Jangan Beri Celah Narkoba Berkedok Rokok Elektrik!
News
Dari Curhat ke Bupati, Anjar Akhirnya Kembali Mengenakan Seragam Sekolah
News
Dini Hari Timsus Serigala Sakti Polres Palas Turun ke Jalan, Curanmor dan Begal Jadi Incaran
News
Urus KTP, KK dan Akta di Medan Gratis 100 Persen, Baginda P. Siregar Minta Petugas Layani Warga dengan Ramah
News
BRI ADA UNTUK NEGERI DENYUT NADI EKONOMI RAKYAT DARI SABANG SAMPAI MERAUKEOleh H. Syahrir NasutionJika kita bertanya, bank apa yan
News