Warga Desak Kapolres Mengusut Tudingan Pencemaran Nama Baik Pangulu Pokan Baru yang Terlibat Judi Togel dan Tembak ikan
Warga Desak Kapolres Mengusut Tudingan Pencemaran Nama Baik Pangulu Pokan Baru yang Terlibat Judi Togel dan Tembak ikan
kota
Baca Juga:
- Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
- Rico Waas Nobar Piala Dunia Bersama Warga di CFD Kesawan, Ajak Generasi Muda Gemar Berolahraga
- Semangat Anak Muda Jadi Kunci Bangun Kota Tangguh, Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026
Acara ini juga merupakan rangkaian kegiatan jelang HUT Bhayangkara ke-79, tema "Polri untuk Masyarakat" yang diperingati pada 1 Juli 2025 mendatang.
"Hari ini saya bersyukur diberitakan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan bapak/ibu semua di Delitua. Tadi pak Camat memberikan kesempatan jalan pagi menyusuri pajak (pasar) di daerah Delitua Timur," kata Gidion dalam sambutannya.
Saat jalan santai bersama, Gidion dan rombongan juga menyempatkan diri mengetuk pintu rumah warga untuk memberikan bantuan, berupa paket Sembako kepada yang membutuhkan.
"Ketuk pintu dan berbagi, karena Polri untuk masyarakat. Kami sengaja bersilaturahmi dan berbagi cerita, olahraga bersama tadi dengan para siswa SMP, rekan guru, rekan lurah dan Koramil. Untuk melihat kebahagiaan warga di sini," ujarnya.
Gidion mengungkapkan, sebuah kota itu salah satu ukurannya adalah kebahagiaan.
"Jika tingkat kebahagiaan penduduknya tinggi maka majulah kota tersebut, saya tahu jika Delitua ini termasuk salah satu kecamatan dengan penduduk yang padat, 48 ribu jiwa dalam satu kecamatan itu interaksi sosialnya sangat tinggi," tandasnya.
Ia menuturkan, Delitua ini juga wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Medan, terkadang pelaku kriminal juga melintas di Delitua ini.
"Oleh karena itu saya minta pak Kapolsek untuk betul jaga wilayahnya dengan menggelar patroli di pagi hari ditingkatkan. Teman-teman PP (pemuda Pancasila) yang luar biasa punya sumber daya dan anggota yang banyak, mohon bantu masyarakat untuk mendapatkan rasa aman itu," harapnya.
Sebab ia sangat miris jika masih ada kaum rentan seperti anak-anak dan kaum perempuan menjadi korban begal.
"Bagi para pelaku begal atau jambret kami pasti akan melakukan tindakan keras atau penegakkan hukum yang tegas dan terukur," tegasnya.
Ia mengajak semua pihak untuk sama-sama menjaga keamanan lingkungan dan wilayah nya.
"Kita harus mengamankan 24 jam, bagaimana caranya masyarakat mendapatkan rasa aman itu. Hilangkan rasa takut masyarakat dalam segala aktivitas," tukas mantan Kapolres Metro Jakarta Utara tersebut.
Tak lupa, Gidion meminta maaf jika masih ada kekurangan dalam pelayanan atau pun masih ada daerah yang belum terjangkau oleh Polrestabes Medan.
"Saya mohon maaf jika jelang di usia Polri ke-79 tahun ini masih banyak yang kurang berkenan, ada hal yang kurang dalam dalam kami melakukan pelayanan serta ada tempat-tempat yang belum terjangkau kami mohon maaf sebesar-besarnya, kami akan selalu berbenah," pungkasnya.(W02)
Warga Desak Kapolres Mengusut Tudingan Pencemaran Nama Baik Pangulu Pokan Baru yang Terlibat Judi Togel dan Tembak ikan
kota
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
kota
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
kota
PRSU Ke50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
kota
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
kota
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
kota
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
kota
Ketum Bakopam Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat
kota
Polresta Deli Serdang berhasil amankan Pelaku Judi Togel
kota