UNIQLO : C Spring/Summer 2026 Meredefinisi Busana Esensial untuk Aktivitas Urban Masa Kini
UNIQLO C Spring/Summer 2026 Meredefinisi Busana Esensial untuk Aktivitas Urban Masa Kini Jakartasumut24.coPerusahaan ritel pakaian global
News
Baca Juga:
Lebih tragis, salah satu anaknya, Ardiansyah, meninggal dunia akibat luka parah di kepala usai diduga dipukul menggunakan helm dan pistol oleh pelaku. Keenam terduga pelaku, yang merupakan keluarga dari LS, hingga kini masih bebas berkeliaran tanpa proses hukum yang jelas.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Selasa (17/6/2025), Nurmalia mengisahkan detik-detik kelam saat kejadian terjadi. Dengan suara bergetar, ia menyebut bagaimana dirinya dan anak-anaknya menjadi sasaran amukan secara membabi buta.
> "Pertama saya dipukul, lalu anak saya dipukul pakai helm. Saya dijambak, dipijak-pijak. Lalu dipukul lagi pakai pistol. Anak saya juga dipukul dan bahkan diancam mau ditembak," ucap Nurmalia sambil menangis.
Ia mengungkapkan bahwa kekerasan tersebut mengakibatkan kematian putranya, Ardiansyah, yang meninggal dunia karena hantaman keras di kepala.
> "Satu lagi anak saya, Ardiansyah, meninggal karena dipukul dengan helm di kepala. Saya cuma minta keadilan," katanya.
Setelah peristiwa mengenaskan itu, Nurmalia dan keluarganya justru kerap menerima cemoohan dan penghinaan dari para pelaku. Ia menceritakan bagaimana mereka sering dilecehkan secara verbal di lingkungan tempat tinggalnya.
> "Kami dihina, dibilang jorok, bawa virus, bawa kuman. Bahkan anak saya yang sudah meninggal pun dihina. Tapi makanan saya mereka makan juga," keluhnya getir.
Lebih jauh, Nurmalia mengungkapkan kekecewaannya terhadap Polsek Medan Tembung yang dianggap tidak menindaklanjuti laporan penganiayaan yang menyebabkan anaknya meninggal.
> "Apa karena saya miskin makanya laporan saya tidak diproses? Dia (pelaku) ada pangkat, saya rakyat biasa? Janganlah karena saya tak punya uang, laporan saya dibiarkan begitu saja," katanya dengan nada kecewa.
Ia berharap ada keadilan bagi dirinya dan keluarga, serta meminta agar para pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.
> "Kami hanya ingin keadilan. Tolonglah, anak saya sudah meninggal. Jangan biarkan pelakunya bebas tanpa hukuman," pintanya penuh harap.
Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, menyatakan akan mengecek ulang laporan tersebut.
> "Kita cek ke penyidik," ujarnya singkat.
Kasus ini menambah deretan laporan penganiayaan yang belum mendapat kejelasan hukum. Keluarga korban kini hanya bisa berharap agar aparat penegak hukum benar-benar menegakkan keadilan, tanpa pandang bulu terhadap status sosial maupun latar belakang pelaku.red
UNIQLO C Spring/Summer 2026 Meredefinisi Busana Esensial untuk Aktivitas Urban Masa Kini Jakartasumut24.coPerusahaan ritel pakaian global
News
JAKARTA, Wakil Ketua Umum Kadin, Andi Yuslim Patawari (AYP), angkat bicara terkait polemik penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nas
News
Sergai sumut24.co Polres Serdang Bedagai mengklarifikasi tudingan praktik tangkap lepas terhadap seorang residivis kasus narkoba berinisia
Hukum
Langkat, Sumut24.co Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus penguat silaturahmi dan semangat berbagi. Da
News
Plt.Kadis Pertanian Sahat Boangmanalu.SPd.MM Menyerahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Terbuka
kota
Curat Rp400 Juta di Padangsidimpuan Terungkap, Satu Pelaku Dibekuk Usai Kabur ke Pekanbaru
kota
Warga Purba Sinomba Curhat Soal Jalan dan Listrik di Safari Ramadan 2026, Bupati Paluta Langsung Beri Solusi
kota
Reshuffle Besar di Pemko Padangsidimpuan, 47 Pejabat Eselon III dan IV Resmi Dilantik
kota
Dukungan Tokoh Masyarakat Menguat Usai Pelantikan Sekda Padangsidimpuan
kota
Satgas Pangan Temukan Beras Medium Rp14.200/Kg, RPK Segera Diperbanyak di Paluta
kota