Kamis, 14 Mei 2026

Mahasiswa Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan di Lapas Padang Sidempuan

Administrator - Sabtu, 14 Juni 2025 19:18 WIB
Mahasiswa Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan di Lapas Padang Sidempuan
Istimewa

Baca Juga:

Medan –Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (SIMAK-SU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Rabu (13/6/2025). Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua SIMAK-SU, Reza Kurniawan, yang mendesak agar Kejati segera mengusut dugaan korupsi dalam proyek pengadaan bahan makanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padang Sidempuan.

Dalam orasinya, Reza menyoroti sejumlah kejanggalan dalam proyek pengadaan bahan makanan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2024 dan 2025. Ia mengungkapkan, proyek senilai Rp7,6 miliar pada 2024 dilaksanakan oleh CV Inti Sari Deli, sementara pada 2025 senilai Rp6,3 miliar digarap oleh CV Arsindo Semesta.

"Kami menduga kuat adanya praktik tindak pidana korupsi dan gratifikasi yang melibatkan Kepala Lapas Kelas IIB Padang Sidempuan serta pihak rekanan. Indikasi pengondisian proyek terlihat sejak proses lelang hingga pelaksanaan di lapangan," tegas Reza di hadapan massa aksi.

Ia juga menyebutkan bahwa proyek tersebut diduga sarat dengan praktik "fee proyek" yang disinyalir sebagai bentuk suap kepada oknum tertentu di lingkungan Lapas.

SIMAK-SU menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. "Kami tidak akan berhenti berjuang demi memastikan anggaran negara digunakan sebagaimana mestinya, dan tidak diselewengkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Aksi mahasiswa ini mendapat tanggapan dari Marina, salah satu pejabat di Kejati Sumut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap laporan masyarakat dan meminta agar dokumen serta bukti-bukti pendukung segera disampaikan guna mendukung proses hukum lebih lanjut.

Meski berlangsung dengan penuh semangat, aksi berjalan damai. Para mahasiswa berharap Kejaksaan mengambil langkah konkret dengan segera memanggil dan memeriksa semua pihak yang diduga terlibat.

Di akhir aksinya, SIMAK-SU kembali menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Mereka berharap penanganan serius oleh aparat hukum terhadap kasus ini bisa menjadi momentum pemberantasan korupsi di sektor-sektor vital lainnya.

Sementara itu dikonfirmasi pihak Lapas Sidimpuan David Fernando sampai berita ini tayang tidak dibalas.red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lapas Pematang Siantar Gelar Ikrar Bersama - Target Lingkungan Aman dan Bebas dari Hal Larang
Memanusiakan Manusia: Menjadikan Lapas sebagai "Laboratorium Peradaban"
Harli Siregar Tinggalkan Warisan Akhiri Tugas Sebagai Kajati Sumut
JPU Tuntut 5 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Pertamina Jilid II Hingga 12 Tahun Penjara
Benteng Integritas Dibangun di Pematang Siantar: Seluruh Petugas Lapas Ikrarkan Perang Total Lawan Handphone Ilegal, Pungli dan Narkoba
Sinergi PLN UP3 Padangsidimpuan Dan Polres Mandailing Natal Tingkatkan keamanan Dan kenyamanan Bagi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru