Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
kota
Baca Juga:
- Barapaksi Desak Kejatisu Bongkar Jaringan Mafia Titik SPPG di Sumut
- Alisansi CS KERAS Geruduk Kejatisu dan Bakar Foto Walikota, Goklif Manurung: Kajati SUMUT SEGERA Periksa & Tangkap Wesly Silalahi Terkait Gurita Korup
- Rakyat Menunggu! Kejatisu Didesak Buka Status Dugaan Korupsi Dana Stunting Madina, Tamperak: Jangan Sampai Kasus Ini “Dikubur”
Medan –Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (SIMAK-SU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Rabu (13/6/2025). Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua SIMAK-SU, Reza Kurniawan, yang mendesak agar Kejati segera mengusut dugaan korupsi dalam proyek pengadaan bahan makanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padang Sidempuan.
Dalam orasinya, Reza menyoroti sejumlah kejanggalan dalam proyek pengadaan bahan makanan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2024 dan 2025. Ia mengungkapkan, proyek senilai Rp7,6 miliar pada 2024 dilaksanakan oleh CV Inti Sari Deli, sementara pada 2025 senilai Rp6,3 miliar digarap oleh CV Arsindo Semesta.
"Kami menduga kuat adanya praktik tindak pidana korupsi dan gratifikasi yang melibatkan Kepala Lapas Kelas IIB Padang Sidempuan serta pihak rekanan. Indikasi pengondisian proyek terlihat sejak proses lelang hingga pelaksanaan di lapangan," tegas Reza di hadapan massa aksi.
Ia juga menyebutkan bahwa proyek tersebut diduga sarat dengan praktik "fee proyek" yang disinyalir sebagai bentuk suap kepada oknum tertentu di lingkungan Lapas.
SIMAK-SU menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. "Kami tidak akan berhenti berjuang demi memastikan anggaran negara digunakan sebagaimana mestinya, dan tidak diselewengkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.
Aksi mahasiswa ini mendapat tanggapan dari Marina, salah satu pejabat di Kejati Sumut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap laporan masyarakat dan meminta agar dokumen serta bukti-bukti pendukung segera disampaikan guna mendukung proses hukum lebih lanjut.
Meski berlangsung dengan penuh semangat, aksi berjalan damai. Para mahasiswa berharap Kejaksaan mengambil langkah konkret dengan segera memanggil dan memeriksa semua pihak yang diduga terlibat.
Di akhir aksinya, SIMAK-SU kembali menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Mereka berharap penanganan serius oleh aparat hukum terhadap kasus ini bisa menjadi momentum pemberantasan korupsi di sektor-sektor vital lainnya.
Sementara itu dikonfirmasi pihak Lapas Sidimpuan David Fernando sampai berita ini tayang tidak dibalas.red2
Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
kota
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota