Rakorpem Awal 2026, Wali Kota Tanjungbalai Tekankan Inovasi Tingkatkan PAD
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) awal Tahun Anggaran 20
News
Baca Juga:
MEDAN – General Manager PT Garuda Indonesia Cabang Medan, Gilang, menegaskan bahwa pihaknya belum pernah menerima ataupun mengikuti tender kegiatan pengadaan jasa sewa pengangkutan narapidana yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Hal ini disampaikan Gilang kepada wartawan, Kamis (5/6/2025).
"Sampai saat ini, kami belum menerima paket kegiatan pengadaan tersebut, juga belum pernah mengajukan atau menyerahkan dokumen sebagai peserta tender," tegas Gilang.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul informasi bahwa Pemprov Sumut melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut mengalokasikan anggaran sebesar Rp 860 juta untuk menyewa pesawat komersial milik Garuda Indonesia. Rencana sewa tersebut ditujukan untuk memindahkan 50 narapidana kasus narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta Medan ke Nusakambangan.
Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemprov Sumut, paket kegiatan tersebut tercatat dengan nama "Sewa Pesawat Komersil" dan kode 10165374000. Pengadaan ini dilakukan dengan metode penunjukan langsung kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, sebagaimana disebut dalam dokumen spesifikasi teknis yang ditandatangani Kepala Badan Kesbangpol Sumut, Mulyono, selaku pengguna anggaran (PA).
Alasan penggunaan metode penunjukan langsung ini, menurut dokumen tersebut, karena kegiatan pemindahan narapidana dinilai sebagai pekerjaan berisiko tinggi dan bersifat rahasia, yang memerlukan pengamanan dan pengawalan ketat. Karena itu, disebutkan bahwa Garuda Indonesia disewa dengan jenis pesawat Boeing 737-800 berkapasitas 162 kursi.
Rencananya, pesawat ini akan mengangkut:
50 orang narapidana,
70 personel pengamanan dari Brimob Polda Sumut,
8 petugas Lapas, dan
12 petugas pendamping lainnya.
Pelaksanaan kegiatan direncanakan berlangsung satu hari pada bulan Juni 2025.
Dikritik Tak Sejalan dengan Semangat Efisiensi Anggaran
Namun, rencana pengadaan ini menuai sorotan dari sejumlah pihak. Anggaran besar yang dialokasikan dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi yang sedang digalakkan pemerintah.
"Kalau memang mau efisiensi, harusnya bisa menggunakan pesawat milik TNI seperti Hercules, yang biayanya jauh lebih murah," ujar salah satu sumber internal Pemprov Sumut kepada wartawan.
Sumber tersebut juga menyebut bahwa saat ini, sejumlah unit kerja di lingkungan Pemprov Sumut tengah mengalami pemotongan anggaran, yang bahkan berdampak pada terganggunya pelaksanaan program-program prioritas yang telah dirancang sebelumnya.
Dengan belum adanya konfirmasi resmi dari pihak Garuda Indonesia mengenai keterlibatannya dalam proyek ini, publik kini menanti transparansi lebih lanjut dari pihak Kesbangpol Sumut dan Pemprov terkait dasar pengambilan keputusan serta proses pengadaan yang dilakukan.red2
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) awal Tahun Anggaran 20
News
Mengenal Ungku Saliah, Ulama Pariaman yang Fotonya Banyak Terpajang di Warung Nasi Padang
kota
Pemkab Simalungun Komitmen Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir di Sumut
kota
Wakil Bupati Simalungun Sidak Perumda Agromadear, Dorong Pembenahan dan Kepastian Investasi
kota
Andar Amin Harahap dan Hendri Yanto Sitorus, Dua Kader Muda di Pusaran Musda Golkar SumutMedan Sumut24.coMenjelang Musyawarah Daerah (Musd
Politik
Pemko Pematangsiantar menggelar Seminar Generasi Muda Tanpa Narkoba &ldquoMembangun Generasi Muda yang Berdaya Saing Menuju Generasi Emas 2045&rdquo.
kota
Acara Ibadah Syukur Tahun Baru Sinode GKPI Tahun 2026
kota
sumut24.co JakartaDirektorat Jenderal Pajak (DJP) menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan lima tersangka oleh Komisi Pemberantasan Ko
kota
Mantan Aspidsus Kejati Sumatera Utara Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum.
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rahabilitasi Pascabencana S
News