Dari Gerobak Pecel ke Pundak Jenderal: Doa Ibu Penjual Pecel yang Mengantar Tiga Anak Jadi Perwira Negara
Dari Gerobak Pecel ke Pundak Jenderal Doa Ibu Penjual Pecel yang Mengantar Tiga Anak Jadi Perwira Negara
kota
Baca Juga:
- Wakil Bupati Asahan Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 2 Silau Laut
- Walikota menghadiri Rakornas bersama pemerintah pusat dan daerah yang digelar di Sentul International Convention Center
- Hadiri Groundbreaking Rumah Tahfiz Qur'an H Sugiat Santoso, Bupati Simalungun: "Pahalanya mengalir dari dunia sampai ke akhirat"
Upacara tersebut menjadi momen yang bukan hanya bersifat simbolis, tetapi juga menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya nilai-nilai dasar bangsa.
Dipimpin langsung oleh Bupati Padang Lawas Utara, Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., upacara berlangsung dengan tertib dan penuh makna.
Hadir pula jajaran penting dari Forkopimda, DPRD, tokoh perempuan, serta organisasi kemasyarakatan yang menunjukkan betapa luasnya dukungan terhadap nilai-nilai Pancasila.
Dalam amanatnya, Bupati membacakan pesan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi, yang mengingatkan bahwa ideologi Pancasila bukan sekadar slogan, melainkan pijakan moral dan arah pembangunan bangsa.
"Pembangunan ekonomi tanpa nilai-nilai Pancasila bisa menciptakan ketimpangan. Teknologi tanpa nilai kemanusiaan dapat menciptakan dehumanisasi," tegas Bupati dengan nada penuh penekanan.
Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar memperingati Hari Lahir Pancasila secara seremonial, melainkan menjadikannya momentum untuk merefleksikan peran masing-masing dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila.
Menariknya, Bupati juga menyoroti pentingnya revitalisasi nilai-nilai Pancasila di semua sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga dunia digital.
"Pancasila harus menjadi panduan dalam setiap kebijakan dan keputusan, baik di dunia nyata maupun di ruang digital," ujarnya.
Pernyataan ini terasa sangat relevan di era modern, di mana interaksi warga tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga di media sosial dan platform digital lainnya. Bupati menekankan bahwa etika dan nilai kebangsaan juga harus hadir dalam dunia maya.
Upacara ini bukan hanya milik pemerintah daerah. Hadir pula tokoh-tokoh perempuan dari organisasi seperti TP PKK, Dharma Wanita, Bhayangkari, hingga IAD, menunjukkan bahwa peran masyarakat sipil dalam membumikan Pancasila sangatlah penting.
"Kita semua adalah aktor dalam membangun bangsa. Mari jadikan Pancasila hidup dalam tindakan nyata," ajak Bupati menutup pidatonya.
Upacara Hari Lahir Pancasila di Padang Lawas Utara kali ini bukan hanya sekadar peringatan tahunan. Ia menjadi refleksi mendalam, ajakan untuk kembali kepada jati diri bangsa, dan langkah nyata menuju cita-cita besar: Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, adil dan bermartabat.zal
Dari Gerobak Pecel ke Pundak Jenderal Doa Ibu Penjual Pecel yang Mengantar Tiga Anak Jadi Perwira Negara
kota
Perolehan Tanah Ex HGU PT. Danau Diatas Makmur di Area Convention Hall Alahan Panjang
kota
Tidak Ada Masalah, Andar AminTerpilih Secara Konstitusional
kota
Anggota BPK RI Fathan Subchi Sumbang Rp10 Juta untuk Tarekat Syatariyah Syahid Almalik
kota
Rekam Jejak Konsisten dan Dukungan Publik Menguat, Komjen Suyudi Ario Seto Dinilai Figur Sentral Masa Depan Polri
kota
sumut24.co ASAHAN, Sat Reskrim Polres Asahan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan matinya seorang perempua
News
sumut24.co ASAHAN, Dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Asahan m
News
sumut24.co ASAHAN, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SMP Negeri 2 Silau Laut memasuki hari kedua pelaksanaan, Selasa (03/02/2026).
News
Asahan sumut24.co Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres A
News
Asahan sumut24.co Sat Reskrim Polres Asahan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan matinya seorang perempua
Hukum