Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kabar baik bagi nelayan di Kota Tanjungbalai. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kelautan dan Perika
News
Baca Juga:
- Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Asahan Resmi Memulai KKN di Desa Teluk Dalam, Usung Semangat "Bersama Membangun Desa Menuju Masa Depan"
- Menyongsong 2029, Rumah Kebangkitan Mulai Susun Strategi Dorong Gibran Maju ke Kursi Presiden
- UGM Mulai KKN-PPM Perdana di Asahan, Wakil Bupati Sambut Hangat Tim Pengabdian
"Sebagian komunitas muda dan intelektual Batak menolak pembangunan salib setinggi 30 meter ini, karena salib dianggap sebagai simbol agama Kristen dan tidak representatif terhadap identitas kultural universal Batak," ujar Shohibul Anshor Siregar. "Ada kecurigaan bahwa proyek ini merupakan kelanjutan hegemoni simbol keagamaan warisan kolonial," tambahnya.
Penolakan ini didukung oleh analisis historis yang mengungkap keterkaitan antara kolonialisme Belanda dan kristenisasi paksa di Tanah Batak pada abad ke-19. Penelitian terbaru membongkar bias dalam historiografi lama yang dipengaruhi perspektif kolonial dan Kristen, menunjukkan bahwa kristenisasi seringkali disertai kekerasan simbolik dan fisik.
Shohibul Anshor Siregar juga menyoroti bahwa ruang budaya Batak pascakolonial menjadi arena pertarungan simbolis yang sengit. Pembangunan Silang Hangoluan dianggap sebagai upaya mengukuhkan narasi "Batak = Kristen" dan meminggirkan kelompok minoritas seperti Malim dan Muslim Batak, serta melanjutkan stigmatisasi kolonial terhadap kepercayaan lokal.
"Upaya para penentang monumen Titik Nol Habatahon adalah bagian dari perlawanan terhadap hegemoni melalui data dan solidaritas," tegas Shohibul Anshor Siregar. "Digitalisasi naskah kuno Batak menjadi sarana penting dalam perjuangan ini," lanjutnya.
Digitalisasi naskah kuno Batak diharapkan dapat membuka akses luas terhadap sumber-sumber sejarah yang beragam, mengungkap kekayaan keyakinan dan praktik budaya Batak pra-Kristen. Namun, Shohibul Anshor Siregar mengingatkan bahwa digitalisasi harus dilakukan secara inklusif dan terbebas dari niat buruk untuk menghilangkan referensi terhadap entitas lain.
Lebih lanjut, Shohibul Anshor Siregar menekankan pentingnya repatriasi naskah-naskah Batak yang kini banyak tersimpan di institusi asing. "Kolonialisme pengetahuan dan fragmentasi sejarah adalah tantangan besar. Repatriasi dan pembangunan infrastruktur berdaulat sangat mendesak untuk merebut kembali kedaulatan atas narasi sejarah," pungkasnya.red2
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kabar baik bagi nelayan di Kota Tanjungbalai. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kelautan dan Perika
News
sumut24.co ASAHAN, Dalam memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke78, jajaran Polwan Polres Asahan melaksanakan kegiatan Police Goe
News
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
JAKARTA Gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) terus memperluas dukungan bagi atlet paralimpik dunia. Hingga kini, sebany
News
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
kota
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co TAKENGON , Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) m
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap tiga lokasi pembangunan infra
News
Bupati Solok Lantik Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekretaris Daerah
kota
Sertijab Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt., M.T. kepada Masheri Yanda Boy, S.H.
kota