Plt.Kadis Pertanian Sahat Boangmanalu.SPd.MM Menyerahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Terbuka
Plt.Kadis Pertanian Sahat Boangmanalu.SPd.MM Menyerahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Terbuka
kota
Baca Juga:
- Tangan Kekar Prajurit, Harapan Baru Petani: Kisah Pengabdian Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel di Persawahan Sangkunur
- Kapolres Tapsel Rangkul BEM se-Padangsidimpuan dan Tapsel, Buka Puasa Jadi Ajang Perkuat Sinergi Kamtibmas
- Kecelakaan Tragis! Bocah 5 Tahun Meninggal Saat Menyeberang Jalan di Dolok, Polres Tapsel Lakukan Olah TKP
Pernyataan ini disampaikan oleh Hadi Susilo, seorang Tenaga Ahli Bangunan Air dari PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) dalam acara Journalist Gathering bersama awak Media
"Untuk proses pemasangan peralatan hydromechanical serta mesin pembangkit unit dua hingga empat, diperlukan sertifikasi resmi di wilayah operasional," jelas Hadi.
Lebih lanjut, Hadi mengungkapkan bahwa salah satu unit turbin dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir tahun ini, dengan target menghasilkan daya sebesar 127,5 MW dari total 510 MW yang direncanakan.
Dari segi konstruksi, kemajuan proyek ini cukup signifikan. Pembangunan terowongan telah mencapai 80% per Maret, sementara progres bendungan sudah menyentuh 96%. Hal ini menunjukkan bahwa operasionalisasi PLTA Batangtoru tinggal selangkah lagi.
Luas genangan air yang akan terbentuk akibat bendungan ini diperkirakan mencapai 110 hektar, termasuk badan sungai yang ada. Jumlah ini dianggap cukup efisien untuk mendukung kapasitas pembangkit yang besar.
Tak tanggung-tanggung, nilai investasi proyek ini diperkirakan menembus angka Rp 21 triliun yang sudah digelontorkan dari tahun 2017 hingga saat ini dan menjadikannya salah satu proyek infrastruktur energi terbesar di Indonesia saat ini.
Adapun area lahan dengan elevasi air mencakup sekitar 101 hektar, dan dari sisi ekonomi, proyek ini telah menunjukkan nilai keekonomian lebih besar dari 1, yang berarti proyek ini secara finansial layak dan menguntungkan untuk dilanjutkan.
PLTA Batangtoru tidak hanya sekadar proyek energi, tetapi juga bagian dari upaya Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan beralih ke sumber energi ramah lingkungan. Dengan kapasitas hingga 510 MW, PLTA ini mampu menyuplai listrik untuk jutaan rumah tangga di Sumatera, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit berbasis batu bara.
"Proyek ini akan jadi simbol kemajuan energi terbarukan di Indonesia. Kita bukan cuma membangun pembangkit, tapi juga masa depan yang lebih hijau," ujar Hadi optimistis.
Dari Pantauan terdapat para pekerja di bawah naungan NSHE terus melakukan pembangunan bendungan yang selalu diawasi dan patuh terhadap SOP yang ditetapkan.zal
Plt.Kadis Pertanian Sahat Boangmanalu.SPd.MM Menyerahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Terbuka
kota
Curat Rp400 Juta di Padangsidimpuan Terungkap, Satu Pelaku Dibekuk Usai Kabur ke Pekanbaru
kota
Warga Purba Sinomba Curhat Soal Jalan dan Listrik di Safari Ramadan 2026, Bupati Paluta Langsung Beri Solusi
kota
Reshuffle Besar di Pemko Padangsidimpuan, 47 Pejabat Eselon III dan IV Resmi Dilantik
kota
Dukungan Tokoh Masyarakat Menguat Usai Pelantikan Sekda Padangsidimpuan
kota
Satgas Pangan Temukan Beras Medium Rp14.200/Kg, RPK Segera Diperbanyak di Paluta
kota
Gempuran Kasih Sayang di Sepertiga Malam, Manunggalnya Jiwa Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel dan Napas Rakyat Batu Rosak
kota
Di Bawah Langit Angkola Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Pererat Kebersamaan Lewat Sahur Sederhana
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel dan Warga Sangkunur Angkat Batu Demi Harapan Sawah Lebih Subur
kota
Tangan Kekar Prajurit, Harapan Baru Petani Kisah Pengabdian Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel di Persawahan Sangkunur
kota