PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Baca Juga:
- Kepala KPPN Sidikalang Menyerahkan Piagam Penghargaan Dari Kementerian Keuangan RI Kepada Bupati Pakpak Bharat
- Teguh Santosa Kecam Teror Air Keras ke Aktivis KontraS, Minta Polisi Bongkar Aktor Intelektual
- Kepala SPPG Suka Jadi, Pekan, Nagur dan Cermai Jalin Sinergi dengan Camat Tanjung Beringin, Perkuat Program MBG
Medan - Sejumlah penulis, sastrawan dan seniman yang tergabung dalam Komunitas Peduli
Seniman Sumut (Kopisusu), mengecam keras teror kepala babi dan bangkai tikus ke kantor media Tempo yang dilakukan oleh orang tak dikenal beberapa hari lalu.
S. Satya Dharma, sekretaris Komunitas Peduli Seniman Sumut menyebut pengiriman
kepala babi dan bangkai tikus itu bukan saja merupakan tindakan intimidasi terhadap kerja jurnalistik, tapi juga ancaman bagi kebebasan pers.
Yang lebih menyedihkan, adalah reaksi jurubicara Istana Kepresiden yang menganggap "teror"
kepala babi itu soal sepele.
"Ucapan Hasan Nasbi yang menyatakan kepala babi itu dimasak saja, menunjukkan dia
bukan saja menganggap remeh dan tak peduli, tapi juga sudah mati hati nuraninya," ujar S. Satya Dharma, yang juga pengasuh rubrik budaya Harian Waspada Medan.
Seperti diketahui, pada tanggal 19 Maret 2025, kantor media Tempo menerima paket
berisi kepala babi tanpa telinga. Paket tersebut dikirim oleh kurir yang memakai atribut aplikasi
pengiriman barang. Paket ditujukan untuk Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik dan host siniar Bocor Alus Politik.
Tiga hari kemudian, pada Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 08.00 WIB, ada lagi kiriman
paket berisi enam bangkai tikus tanpa kepala. Agus, petugas kebersihan media Tempo, menduga
kotak kardus yang dibungkus dengan kertas kado bermotif bunga mawar merah itu berisi mi instan. Tapi ketika dibuka, petugas kebersihan dan Satpam menemukan enam bangkai tikus
dengan kepala terpenggal yang ditumpuk di dalam kotak. Tak ada tulisan apa pun di kotak
kardus tersebut.
Pemeriksaan sementara oleh manajemen gedung, bungkusan berisi bangkai tikus itu
dilempar orang tak dikenal pada pukul 02.11 WIB dari luar pagar kompleks kantor Tempo di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan.
Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra mengatakan kiriman bangkai tikus makin
memperjelas teror untuk redaksi Tempo. Sebab, sebelum bangkai tikus, redaksi Tempo menerima pesan ancaman melalui media sosial melalui akun Instagram @derrynoah pada 21 Maret 2025.
Pengendali akun itu menyatakan akan terus mengirimkan teror "sampai mampus kantor kalian."
Setri menyebut kiriman kepala babi dan tikus adalah teror terhadap kerja media dan kebebasan pers. "Pengirimnya dengan sengaja meneror kerja jurnalis," katanya. "Tapi jika tujuannya untuk menakuti, kami tidak gentar tapi stop tindakan pengecut ini," serunya.
Menanggapi teror terhadap media Tempo itu, Wirja Taufan, penyair yang menjadi Ketua
Komunitas Peduli Seniman Sumut, menilai apa yang dialami Tempo menunjukkan bangsa
Indonesia sedang mengalami kemunduran peradaban. "Di masa Orde Baru teror semacam ini
juga terjadi. Tapi teror yang sekarang dialami Tempo lebih parah dan lebih sadis," ujar Wirja Taufan.
"Mengirim penggalan kepala babi dan bangkai tikus tanpa kepala kepada seseorang, itu
bentuk sadisme dan menunjukkan kualitas peradaban orang yang melakukannya," tambah S. Satya Dharma.
Oleh karena itu, Komunitas Peduli Seniman Sumut yang beranggotakan para penulis, oenyair, sastrawan, wartawan dan seniman, meminta agar pihak kepolisian segera mengusut,
menyelidiki dan mengungkap siapa pelaku teror yang mengancam kebebasan pers ini. "Salah satu amanat reformasi 1998 adalah mengembalikan pers pada kebebasannya
sebagai pilar keempat demokrasi. Ironisnya, meski sudah 27 tahun reformasi berlalu, kok malah kita balik jadi bangsa yang primitif. Ini apa-apaan…?" Seru S. Satya Dharma. Rel
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Dari Pengawalan hingga Sterilisasi, Ini Strategi Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri
kota
Semangati Atlet! Ketua DPRD Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh dan Ketua Umum Shokaido Sumut Turun Langsung di Pembukaan Kejurda Shokaido
kota
Bakopam Sumut Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H, Ibnu Hajar Bangkitkan Semangat Kekeluargaan
kota
Hingga H6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Penuh Haru, Marlina Eliyanti Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim
kota
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
kota
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
kota
World Kidney Day 2026 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
kota
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
kota