Dari Gerobak Pecel ke Pundak Jenderal: Doa Ibu Penjual Pecel yang Mengantar Tiga Anak Jadi Perwira Negara
Dari Gerobak Pecel ke Pundak Jenderal Doa Ibu Penjual Pecel yang Mengantar Tiga Anak Jadi Perwira Negara
kota
Baca Juga:
- Di Psr II Marelan Raya Rengas Pulau Ada Bangunan Diduga Siluman Melanggar Perda dan Rugikan PAD Tanpa Izin PBG
- PAC PKN MJA Medan Marelan Lakukan Kegiatan Sosial Menjaga Parkir Kendaraan Jemaah Sholat Jumat
- Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Imbas Bencana Alam.Termasuk PT AGINCOURT RESOURCES dari Sumut
Pasalnya, setelah diberitakan wartawan terkait dugaan izin plank PBG perumahan milik, Altman Miler Sianturi dengan jumlah 18 unit tersebut tidak mengantongi izin, kurang lebih berjarak hanya seminggu, plank izin PBG sudah terlihat.
Jauh hari sebelumnnya, menurut pengawas proyek property Bintang Marelan bernama, Sigit kepada wartawan yang ditemui wartawan beberpa hari lalu terkait tudingan terkait tidak adanya Plank PBG diakui oleh, Sigit dan hanya memiliki SK yang dikeluarkan oleh Dinas Perkimcikataru Kota Medan kepada pemilik bangunan (Altman Miler Sianturi) pada, Kamis 21 Maret 2024.
Namun, pernyataan yang pernah dikatakan Sigit kepada wartawan jika plank PBG perumahan Bintang Marelan tidak ada, hanya hitungan hari, plank izin PBG sudah tampak terlihat terpampang dilokasi proyek.
Parahnya, setelah dipertanyakan kembali soal plank izin PBG tersebut terlihat dilokasi proyek oleh wartawan, Kamis (27/2/2025) kemarin, Sigit menjelaskan bahwa, plank izin PBG yang kini berada dilokasi merupakan plank izin PBG yang hilang dicuri.
"Plank izin PBG nya itu sudah kami pasang balek dari dinas terkait. Mereka mengasih berbentuk stiker yang sudah kami tempel kembali. Karna plank yang seng putih itu hanya sekali terbit dari mereka hilang dari lokasi," ujar Sigit yang menurut wartawan terkesan ada kejanggalan dan ada peran dari kelurahan tanah enamratus yang terlibat ikut bermain.
Tidak hanya itu, Sigit juga mengarahkan wartawan agar menemui perwakilan pihak property Bintang Marelan bernama Jack untuk kordinasi selanjutnya.
Sementara, Jack yang dihubungi terkait persoalan tersebut meminta agar wartawan langsung kedinas Perkim dan PTSP untuk bertemu. Karena kemarin sudah saya kasih PBG yang sudah terbit dari dinas terkait. Karena pihak abang sudah terbitkan surat dimedia, itu sebabnya untuk klarifikasi hal tersebut, kita langsung kedinas yg mengeluarkan izinnya.
Stiker PBG kemarin sudah dikasih oleh dinas terkait bang, mereka tidak ada lagi mengeluarkan plank, melainkan Stiker. Itu sebabnya aku mengajak abang langsung ke dinas terkait berkaitan dengan stiker tersebut. Karena dinas terkait yang mengeluarkannya, terang Jack.
Sementara, Syawsluddin Nasution Lurah Kelurahan Tanah Enamratus yang dikonfirmasi wartawan menyebutkan bahwa pihaknya hanya sebatas memberikan himbauan bila ada bangunan proyek tidak mengantongi/memiliki Plank Izin PBG.
Dari Gerobak Pecel ke Pundak Jenderal Doa Ibu Penjual Pecel yang Mengantar Tiga Anak Jadi Perwira Negara
kota
Perolehan Tanah Ex HGU PT. Danau Diatas Makmur di Area Convention Hall Alahan Panjang
kota
Tidak Ada Masalah, Andar AminTerpilih Secara Konstitusional
kota
Anggota BPK RI Fathan Subchi Sumbang Rp10 Juta untuk Tarekat Syatariyah Syahid Almalik
kota
Rekam Jejak Konsisten dan Dukungan Publik Menguat, Komjen Suyudi Ario Seto Dinilai Figur Sentral Masa Depan Polri
kota
sumut24.co ASAHAN, Sat Reskrim Polres Asahan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan matinya seorang perempua
News
sumut24.co ASAHAN, Dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Asahan m
News
sumut24.co ASAHAN, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SMP Negeri 2 Silau Laut memasuki hari kedua pelaksanaan, Selasa (03/02/2026).
News
Asahan sumut24.co Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres A
News
Asahan sumut24.co Sat Reskrim Polres Asahan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan matinya seorang perempua
Hukum