Baca Juga:
Sibolga -Kabar membahagiakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diperoleh Martha Priska Lumbantobing, S.Th., pada 1 Januari 2025. Baginya, ini adalah buah dari doa, kesabaran, kerja keras, dan dukungan keluarga serta rekan-rekannya.
Gaji yang kecil tidak menyurutkan niat Penyuluh Agama Kristen (PAK) Non (Pegawai Negeri Sipil) PNS Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Sibolga menjalankan tugasnya menyuluh ke masyarakat. Bukan hanya aktif sebagai PAK Non PNS, namun juga aktif di masyarakat.
Martha, panggilan akrabnya, menuturkan letak kantor sebagai tempat ia bertugas yaitu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sibolga Selatan bisa dibilang mempunyai jarak yang jauh dari rumahnya, namun hal itu tidak sedikitpun membuatnya menyerah. Dia tetap berpegang dengan niat menjalankan tanggung jawab untuk mewartakan firman Allah.
Awal jadi Penyuluh pada tahun 2020 hingga saat ini, Martha sempat mendapat gejolak penolakan dari pihak keluarga. Namun hal tersebut perlahan membaik berkat kesabaran Martha. Juga bukannya mulus saja yang dilewati Martha selama menjadi Penyuluh Agama Kristen Non PNS. Ia juga pernah mendapat kata-kata kasar dari masyarakat di daerah binaannya.
Dari seorang PAK Non PNS yang merangkap pekerjaan tambahan hingga kini menjadi teladan bahwa setiap perjuangan memiliki akhir yang indah. Martha sekarang juga aktif melayani suluh di Penyuluh Mitra Kamtibmas (Pamka) Kota Sibolga yang bekerjasama dengan Polres Kota Sibolga dan KUA Kecamatan Sibolga Selatan yang dipimpin oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KaKUA) Kecamatan Sibolga Selatan, H. Apit Marekan, S.Ag. (Rel)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News